13 Pemandu Tempat Karaoke Dibekuk Satpol PP

13 Pemandu Tempat Karaoke Dibekuk Satpol PP

ilustrasi. (Net)

Kulon Progo - Sedikitnya 13 pemandu karaoke dari tujuh tempat hiburan malam diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Anggota Satpol PP Kulon Progo Langgeng Kurniadi, di Kulon Progo, Selasa (28/4/2015), para pemandu karaoke yang diamankan tersebut surat izin menginapnya habis masa berlakunya. "Sebanyak 13 pemandu karaoke kami bawa ke kantor Satpol PP, untuk didata dan dilakukan pembinaan serta membuat surat pernyataan," katanya.
Namun begitu, pihaknya masih memberi kesempatan kepada mereka untuk mengurus surat izin tinggal dalam waktu tujuh hari. "Kalau dalam waktu tujuh hari tidak mampu menunjukkan surat izin tinggal, maka akan diteruskan ke proses yustisi. Sebab mereka telah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum," tegasnya.
Selain mengamankan pemandu karaoke, lanjut Langgeng Satpol PP setempat juga menyita puluhan botol minuman keras di tempat hiburan malam karaoke. Tujuh tempat karaoke yang malam itu dirazia, di antaranya Blass Music, Sederhana, Rumah Laut, Lotus, dan Mutiara Music.
Petugas penertiban mendapatkan temuan berupa minuman keras, di Blass sebanyak 17 botol, yaitu tiga botol golongan B (Anggur Kolesom) dan 14 botol golongan C (Vodka). Sedangkan di Lotus ditemukan sebanyak delapan botol golongan C (Vodka), sehingga total sebanyak 25 botol minuman keras yang ditemukan.
"Untuk mengelabui petugas, mereka menyimpan minuman keras di belakang sofa, gudang barang bekas, kamar tidur, dan di bawah genset. Namun berkat kejelian petugas, minuman keras itu dapat ditemukan," kata Langgeng.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kulon Progo Duana Heru Supriyanta mengatakan, razia tempat hiburan malam jenis karaoke dilakukan oleh petugas gabungan yakni Satpol PP, Polres, dan Kodim Kulon Progo.
Razia tersebut dalam rangka menegakkan Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Ketertiban Umum dan Perda Nomor 11 Tahun 2008, tentang Pengawasan Peredaran Minuman Beralkohol dan Memabukkan lainnya, serta instruksi Bupati Kulon Progo Nomor 4 Tahun 2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Kesusilaan Anak di Bawah Umur.
"Ke depan operasi seperti ini terus berlanjut dengan target operasi yang sama, dan akan dikembangkan ke hal yang lain bekerjasama dengan aparat Satpol PP DIY, kepolisian dan TNI," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:daerah,