Tinton Soeprapto Terima Penghargaan Tertinggi Kemenpora

Tinton Soeprapto Terima Penghargaan Tertinggi Kemenpora

Tinton Soeprapto. (Foto: Net)

Jakarta - Mantan pebalap nasional Tinton Soeprapto menerima penghargaan Adhi Manggala Krida yang merupakan anugerah tertinggi bagi tokoh olahraga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Rabu (15/10/2014).

Penghargaan itu diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo di Ruang Media Center Kemenpora, dengan turut disaksikan putra bungsu Tinton, Moreno Soeprapto.

"Kemenpora memberikan penghargaan ini kepada Tinton karena telah bekerja sama dengan baik dengan pemerintah meski dirinya merupakan pihak swasta," ujar Roy.

Ia mengemukakan, ayah dari pebalap nasional Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto ini secara konsisten mengembangkan olahraga otomotif meskipun pemerintahan telah silih berganti.

Tinton juga dikenal sebagai sosok yang tidak kenal lelah membawa satu-satunya sirkuit internasional Indonesia, Sirkuit Sentul ke ranah internasional.

"Penghargaan ini tidak main-main dan tulus diberikan. Karena khawatir bakal terlupakan (pada masa pemerintahan berikutnya), saya 'bela-belain' untuk memberikannya meski jabatan tinggal menghitung hari," kata dia.

Dalam sambutannya, Roy mengharapkan Tinton dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan olahraga otomotif serta meningkatkan kelas dari Sirkuit Sentul.

Sementara, bagi Tinton, penghargaan ini demikian berkesan meski sebelumnya telah mendapatkan anugrah serupa dari Presiden RI pada tahun 1984.

"Saya berjanji akan mengawal penghargaan ini. Penghargaan ini dirasakan sangat pas sekali waktunya karena pada 21 Oktober nanti di Sirkuit Sentul akan kedatangan Juara dunia MotoGP Marc Marquez," kata pria kelahiran Blitar, 21 Mei 1945 ini.

Tinton Soeprapto merupakan pembalap nasional yang aktif berkiprah lintasan balap pada di era tahun 1970-an hingga 1980-an dengan menjuarai sejumlah kompetisi tingkat internasional.

Ia menjadi salah satu tokoh inisiator berdirinya Sirkuit Sentul, Jawa Barat, dan hingga kini tercatat sebagai pimpinan tertinggi pengelolaan sirkuit internasional itu.

"Mana ada di dunia ini sirkuit dikelola swasta, dan satu-satunya hanya di Indonesia. Ke depan saya mengharapkan pemerintah mau turun tangan dan memandang olahraga otomotif ini sebagai suatu alat untuk menyejahterahkan rakyat," kata dia. (AY)

.

Categories:Otomotif,
Tags:otomotif,