UN SMP di Kota Bandung Belum Ada yang Online

UN SMP di Kota Bandung Belum Ada yang Online

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pelaksanaan Ujian Nasional pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang diadakan mulai hari ini, Senin-Kamis (4-7 April 2015), menurut Kasi Kurikulum Pendidikan SMP Kota Bandung, Syaripudin belum ada yang melalui online. 
 
" Iya, seperti biasa, namanya ujian kertas kalau istilah pak menteri," ujarnya.
 
Dalam UN kali ini, ungkap Syaripudin pihak polsek juga ikut hadir, hanya berpakaiannya tidak menggunakan seragam kepolisian. 
 
"Setelah kami pantau, memang ada dari aparat kepolisian yang jaga," ujar dia.
 
Untuk pengawas ujian yang dilibatkan cukup banyak. Satu ruang itu diawasi oleh dua orang. Jadi, dari sekolah tersebut diawasi dari sekolah yang lain. Untuk UN SMP tahun 2015 ini disiapkan pengawas 39.308 orang. 

Terkait dengan kebocoran soal,  menurut Syaripudin jika di SMP dari awal sudah diadakan rapat koordinasi supaya semua  merujuk kepada aturan sesuai prosedur. Menurut dia, pihaknya  selalu berkoordinasi dengan para penyelenggara supaya menanamkan kejujuran. Selain itu juga pihaknya sudah menambah jumlah aparat untuk menjaga agar UN tidak sampai bocor.

"Nah, persoalan besok itu, kita nggak bisa memprediksi darimana sumbernya. Kalau kemarin di koran, bocornya itu nyatanya kan nggak relevan dengan alat ujian," ungkapnya.

Syaripudin mengharapkan supaya pelajar siswa-siswi SMP di seluruh kota Bandung yang akan melaksanakan UN hari ini tenang dalam mengerjakan soal. Dia juga berharap tidak adanya oknum-oknum yang membocorkan soal.

"Mudah-mudahan anak-anak bisa melaksanakan. Harus jujur dan hasil memuaskan, dengan hasil berprestasi. Semua, kita berupaya profesional, dan sebaik mungkin," harapnya. (AY)

 

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,