Mantan Ketua KPK Kembali ke KPK

Mantan Ketua KPK Kembali ke KPK

Jakarta - Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Poernomo memenuhi panggilan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait penerimaan seluruh permohonan keberatan Wajib Pajak atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan Badan PT BCA, Tbk tahun pajak 1999 di KPK.

"Hari ini penyidik KPK memeriksa HP (Hadi Poernomo) sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi Priharsa Nugraha di Jakarta, Selasa pagi (5/5/2015),

Hadi sudah tiba di KPK, Selasa pagi, namun ia tidak berkomentar mengenai pemeriksaanya  sebagai tersangka. Ia sebelumnya sudah pernah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada 25 April lalu.

Pemanggilan kali ini adalah pemanggilan kelima, namun Hadi baru dua kali memenuhi panggilan KPK.

Sebelumnya Hadi dipanggil pada 5 dan 12 Maret serta 10 April 2015, namun Hadi tidak pernah memenuhi panggilan karena mengaku sakit jantung sehingga dirawat di rumah sakit dan selanjutnya menunggu proses praperadilan. Tapi Hadi juga yang membatalkan gugatan praperadilan tersebut.

KPK menetapkan Hadi Poernomo sebagai tersangka kasus tersebut pada 21 April 2014 ketika kasus terjadi Hadi masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pajak 2002-2004.

Hadi sebagai Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Pajak 2002-2004 diduga menyalahgunakan kewenangan dengan bersembunyi di balik kebijakan pajak yaitu mengubah telaah direktur PPH mengenai keberatan Wajib Pajak atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan Badan PT BCA, Tbk tahun pajak 1999.

Surat keberatan pajak penghasilan 1999-2003 itu diajukan BCA pada 17 Juli 2003 terkait Non Performance Loan (NPL atau kredit bermasalah) senilai Rp5,7 triliun kepada direktur PPH Ditjen Pajak.

.

Categories:Nasional,
Tags:,