Emil Turut Berbela Sungkawa atas Bencana Pangalengan

Emil Turut Berbela Sungkawa atas Bencana Pangalengan

Walikota Bandung H. Ridwan Kamil.(Foto:Net)

Bandung - Walikota Bandung Ridwan Kamil turut berbela sungkawa atas bencana yang terjadi di Kampung Cibitung RT 01/RW 15, Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.


"Saya baru dengar tadi malam, saya ucapkan bela sungkawa mewakili Pemerintah Kota Bandung," kata pria yang akrab disapa Emil ketika ditemui di Jalan Dewi Sartika, Rabu (6/5/2015)


Emil melanjutkan, pihaknya kini tengah berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi, dalam upaya memberikan bantuan. Bagaimanapun, kawasan Selatan masuk ke dalam kawasan Priangan.


"Dukungan dari Pemkot Bandung kita tengah upayakan, makanya koordinasi karena kita memasuki wilayah orang lain. Kan enggak bisa seenaknya begitu saja. Intinya kebencanaan dari Bandung selalu hadir," ucapnya.


Hingga saat ini, proses evakuasi korban longsor terus dilakukan oleh aparat dan relawan, guna mencari warga yang diduga tertimbun tanah longsor. Akibatnya, sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia. Mereka adalah Iran Sobarna (55), Nayla (1), Ma Oja (60), dan Pardi (70). 


Sementara itu, korban yang mengalami luka ringan mencapai empat orang, dan kini sudah kembali berkumpul dengan keluarga. Adapun yang mengalami luka berat sebanyak empat orang, kini dan ditangani di RSUD Al Ihsan, Baleendah, Kabupaten Bandung.


Sebelumnya, pipa panas bumi milik Star Energy di Desa Margamukti meledak akibat pergerakan tanah. Ledakan itu memicu longsor yang menimbun rumah penduduk. Longsor terjadi akibat adanya rembesan air dari mata air, yang berada sekitar 1,5 km dari lokasi retakan sepanjang 1 km tersebut.


Akibatnya, rembesan air itu mempercepat terjadinya longsor yang menimpa permukiman penduduk, serta merusakkan pipa uap panas bumi yang berjarak sekitar 200 meter dari permukiman. "Mudah-mudahan, korban cepat ditemukan. Kerusakan pipa gasnya segera diperbaiki. Imbauan pribadi kepada masyarakat di sana, agar sebisa mungkin menghindari gasnya yang beracun," tandasnya. (Jr.)** 
.

Categories:Bandung,