Jabar Kembali Raih Penghargaan Bidang Pendidikan

Jabar Kembali Raih Penghargaan Bidang Pendidikan

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) pada malam Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2014 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (16/10/2014).

Jakarta - Untuk kesekiankalinya, Jawa Barat mendapatkan penghagaan atas kontribusinya memajukan bidang pendidikan. Penghargaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kali ini atas kesadaran, komitmen, dan kepedulian terhadap dunia pendidikan, yang diterima langsung oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) pada malam Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2014 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
 
Dua dari 5 penghargaan APP 2014 kategori provinsi dan kabupaten/kota diraih  Jabar dan Kota Depok. Prestasi itu didapat Jabar atas program pendidikan bermutu. Misalnya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD dan SMP yang mencapai 20 persen lebih dari total APBD Jabar.

Selain itu, penambahan ruang kelas baru dan pengajuan revisi Perda No. 5 Tahun 2003, tentang Bahasa, Sastra dan Aksara Daerah, agar dapat diajarkan di sekolah dan digunakan di keluarga dan lingkungan kerja.

Aher mengatakan, seluruh program pendidikan semata-mata untuk menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk itu Aher mengungkapkan, penghargaan ini akan menjadi pemacu motivasi Pemprov Jabar agar senantiasa meningkatkan kualitas pendidikan di Jabar.

“Alhamdulillah, saya tidak mencari penghargaan ketika membuat program berpihak pada pendidikan, Jabar dapat penghargaan bukan yang pertama kalinya. Sebab, perhatian kita pada pendidikan untuk membangun masa depan Jabar," ujarnya.
 
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengungkapkan, beratnya tantangan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Tak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat luas dan corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan di Indonesia.

“Beratnya persoalan dan tantangan dalam menangani pendidikan, tidak boleh dan tidak mungkin mengandalkan pemerintah. Karena itu, sebesar apapun partisipasi masyarakat akan memberikan makna yang sangat luar biasa,” papar M Nuh. (Jr.)**

.

Categories:Pendidikan,