Menlu Pakistan, Helikopter Jatuh karena Kerusakan Teknis

Menlu Pakistan, Helikopter Jatuh karena Kerusakan Teknis

Menlu Pakistan, Aizaz Ahmad Chaudhry

Islamabad - Pihak militer dan Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebutkan, helikopter yang menewaskan istri Duta Besar RI untuk Pakistan, disebabkan kerusakan teknis. Helikopter yang jatuh itu merupakan salah satu dari empat helikopter yang membawa delegasi duta besar, untuk melihat proyek wisata di Gilgit-Baltistan. 
 
Seperti dikutip The Nation, Sabtu (9/5/2015) pada saat itu Perdana Menteri Nawaz Sharif direncanakan untuk hadir namun batal. "Tidak ada keterlibatan teroris dan helikipter jatuh karena kerusakan teknis," ujar Menlu Pakistan Aizaz Ahmad Chaudhry.

"Klaim Taliban (yang mengakut telah menembak helikopter) adalah sebuah kebohongan besar, karena keamanan sangat ketat. Ini murni kerusakan teknis," lanjutnya.

Almarhumah Hery Listyawati Burhan, tewas dalam kecelakaan helikopter MI-17 di Lembah Naltar, Gilgit-Baltistan pada 8 Mei 2015. Kecelakaan juga melukai Dubes RI untuk Pakistan Burhan Muhammad. KBRI Islamabad pun memberikan kesempatan untuk tamu yang ingin menyampaikan dukanya dan memberikan penghormatan kepada Hery Listyawati.

Sementara itu, Menlu Retno Marsudi menyatakan Kemlu RI berduka atas kecelakaan ini. Almarhumah sendiri dikenal sebagai sahabat dari Menlu Retno. Keduanya berada di almamater yang sama di Universitas Gajah Mada (UGM). (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:kecelakaan,