Peran Unpad di Era 'ASEAN Community 2015'

Peran Unpad di Era 'ASEAN Community 2015'

ilustrasi. (Net)

Bandung - Unpad siap menunjukkan diri di era ASEAN Community. Hal itu sebagai upaya menjawab tantangan jaman untuk bersaing, sekaligus menjawab kebutuhan di era kebebasan pasar ASEAN tersebut.

 
Dalam ASEAN community, sepuluh negara yang tergabung dalam kawasan ASEAN sepakat merealisasikan ASEAN Community, atau Masyarakat Ekonomi ASEAN pada tahun 2015 ini.
 
"Memasuki lima bulan pelaksanaan ASEAN Community, seluruh negara ASEAN harus siap menghadapi integrasi ekonomi, atau sistem perdagangan bebas antarnegara ASEAN," ujar Kepala UPT Humas Unpad Soni  A. Nulhaqim di Kampus Unpad, Dipatiukur, Rabu(13/5/2015).
 
Dijelaskannya, salah satu karakteristik utama ASEAN Community adalah Pasar Tunggal dan Basis Produksi. Di dalamnya terdiri atas lima elemen utama, yaitu aliran bebas barang, bebas jasa, bebas investasi, aliran modal yang lebih bebas, dan aliran bebas tenaga kerja terampil.
 
"Lalu di mana peran perguruan tinggi dalam menyongsong ASEAN Community ini? Lebih khusus lagi, bagaimana kiprah Unpad meningkatkan daya saing bangsa, sehingga tidak kalah bersaing di ASEAN Community? Nah dalam diskusi ini semua itu akan dibahas," tuturnya.
 
Oleh karena itu, Universitas Padjadjaran(Unpad) merespon dalam diskusi bertema “Kiprah Unpad di Era ASEAN Community 2015” yang akan diselenggarakan, Senin 18 Mei 2015, pukul: 09.00 – 11.00 WIB, Tempat: Executive Lounge Lantai 2 Ged. Rektorat Unpad, Jl. Dipatiukur 35 Bandung. Nara sumber Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr. (Rektor Unpad) dan Dr. Darmansjah Djumala (Kepala BPPK Kemenlu).(Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,