Jalan di New Delhi Meleleh Akibat Suhu Panas 48 Derajat

Jalan di New Delhi Meleleh Akibat Suhu Panas 48 Derajat

Jalan di New Delhi Meleleh Akibat Suhu Panas 48 Derajat

New Delhi - Korban akibat suhu panas di India tampaknya terus bertambah hingga mencapai di atas 1.100 orang. Tak hanya itu, suhu tinggi yang mencapai sekitar 48 derajat celsius itu juga melelehkan jalan-jalan di ibukota New Delhi. 
 
Seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (27/5/2015).Aspal hitam yang menutupi jalan mengkerut menjadi tidak rata karena terkena panas. Sementara kegiatan bisnis di kota tersebut mulai lesu, karena warga enggan untuk keluar rumah di bawah panas yang menyengat.
 
"Banyak orang-orang tidak mau keluar rumah, mereka juga tidak ingin makan. Yang mereka inginkan hanyalah minum air dingin sepanjang hari,” kata Hari Om, seorang penjual makanan di ibukota New Delhi.
 
Sementara itu, Badan Meteorologi India memberikan peringatan mengenai bahaya adanya gelombang atau suhu panas tersebut, yang akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. "Kini, kami tidak memperkirakan adanya penurunan dari gelombang panas ekstrem ini, untuk beberapa hari ke depan,” kata Juru Bicara Badan Meteorologi India BP Yadav.
 
Provinsi Andra Pradesh, merupakan wilayah yang terkena dampak terburuk dari gelombang panas tahun ini, dengan jumlah korban tewas mencapai 551 orang hingga pekan lalu. Sedangkan pemerintah Hyderabad, ibukota Provinsi Andra Pradesh, telah meminta berbagai organisasi di sana untuk menyediakan tenda-tenda yang menyediakan air minum bagi warga kota.
 
Suhu panas itu juga memengaruhi industri listrik di India yang semakin kesulitan untuk memenuhi permintaan dari warga. Semakin lama gelombang panas ekstrem ini melanda, semakin sering pemadaman listrik terjadi. Terutama akibat pemakaian pendingin ruangan atau air conditioner (AC) yang menyedot banyak listrik. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,