Suara 'Sangkakala' Fenomena Alam yang Lumrah

Suara 'Sangkakala' Fenomena Alam yang Lumrah

ilustrasi: (NASA)

Bandung - Fenomena aneh mirip suara terompet yang membahana di langit, masih menimbulkan berbagai spekulasi dan tanda tanya dari berbagai kalangan. Saking anehnya suara itu, ada yang menyebut seakan suara itu menjadi tanda datangnya kiamat, atau suara yang muncul dari "sangkakala".
 
Dengan munculnya fenomena itu sedikit banyak cukup menyita perhatian dari para peneliti. Antara lain peneliti Bandung Fe Institute, Hokky Situngkir. Menurutnya, suara aneh yang terdengar di berbagai belahan dunia tersebut sebagai fenomena alamiah. 
 
"Kosmik kita itu sebenarnya berisik, alam kita itu banyak suara. Hanya yang masuk ke pendengaran kita kan ada batasannya, antara 20 hingga 20 ribu Khz. Di luar spektrum itu, kita enggak bisa dengar," kata Hokky, Rabu (27/5/2015).

Ia menjelaskan, suara aneh yang mirip suara terompet dan suara lainnya itu bisa berasal dari dalam atau permukaan Bumi. Sebab, di bawah dan permukaan Bumi terdapat media perambat yang bisa mengalirkan suara. 

Pendiri Bandung Fe Institute itu pun menambahkan, suara dari dalam Bumi kemudian terdengar sampai di langit, karena terdapat efek reverberasi akustik. "Efek itu sudah banyak dipakai oleh tata panggung untuk akustik musik. Jadi, menciptakan seolah ada suara memutar, tapi tetap suara ada di situ," katanya.

Sementara efek suara itu sendiri seakan berasal dari langit yang juga dipengaruhi oleh perbedaan kerapatan udara, yang menentukan suara yang menjalar. Karena sumber bunyinya besar, maka suara yang terdengar itupun seolah muncul dari langit. 
 

Mengenai asal suara dari atas Bumi, menurut Hokky mungkin saja terjadi pada lapisan udara atau atmosfer Bumi. Atmosfer Bumi juga sangat dinamis, berisik di luar dari jangkauan pendengaran manusia. "Mungkin itu akumulasi cuaca atmosfer, sehingga suara yang keluar di permukaan Bumi, terakumulasi dan terdengar harmoni seperti kumpulan suara. Atmosfer kita itu sebenarnya ribut dan dinamis," tutur peneliti Surya University itu.
 
Hokky menambahkan, tak menutup kemungkinan sumber suara aneh itu adalah aktivitas manusia atau peralatan di permukaan Bumi. Suara itu lalu terakumulasi dan akhirnya terdengar oleh telinga manusia. "Jadi, itu sebagai fenomena alam biasa dan lumrah terjadi. Namun jadi spesial, karena sampai terdengar oleh kita, sehingga menjadi menarik," katanya. (Jr.)**
.

Categories:Unik,
Tags:,