Mulai 1 Juli BPJS Ketenagakerjaan Diwajibkan bagi Perusahaan

Mulai 1 Juli BPJS Ketenagakerjaan Diwajibkan bagi Perusahaan

Syarat dikeluarkannya perizinan jika sudah penuhi kewajiban bayar pajak. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Kerjasama antara BPPT (Badan Pelayanan Perizinan Terpadu) Kota Bandung dengan BPJS Ketenagakerjaan membawa sebuah komitmen bahwa setiap perusahaan yang akan membuat perizinan di BPPT maka dia harus melampirkan bukti kepesertaan karyawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

 

Menurut  Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjan, Junaidi, mulai 1 Juli 2015 BPJS Ketenagakerjaan mewajibkan semua perusahaan untuk mendaftarkan karyawannya pada program BPJS Ketenagakerjaan.

 

“Jika perusahaan masih membandel dan tidak mau mendaftarkan karyawannya masuk ke BPJS Ketenagakerjaan maka perusahaan tersebut bisa dituntut untuk dicabut perizinannya atau tidak boleh memperpanjang izin atau dipersulit sama sekali saat mengajukan perizinan ke BPPT,” ucap Junaidi pada acara Lauching Pelayanan Perizinan Terpadu Secara  Electronic di kantor BPPT, Jl. Cianjur, Kota Bandung, Kamis (28/05/2015).

 

Perusahaan yang mendaftarkan karyawannya ke program BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan beberapa keuntungan, baik pada perusahaan dan juga karyawan.

 

“Peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan fasilitas jaminan kecelakaan, kematian, hari tua, dan pensiun. Ini sangat menguntungkan para buruh atau pekerja di Indonesia begitu juga pihak perusahaan,” papar Junaidi.

 

1 Juli mendatang adalah awal mula BPJS Ketenagakerjaan melakukan pengoperasian secara penuh, artinya pertanggal tersebut BPJS berhak melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap semua perusahaan di Indonesia. Mulai tanggal itu semua perusahaan wajib daftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan jika tidak mau kena sanksi hukum.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,