Jabar Siap Jalankan Instruksi Kemenpan-RB

Jabar Siap Jalankan Instruksi Kemenpan-RB

Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat siap menjalankan instruksi Kemenpan-RB yang menerbitkan surat edaran untuk langkah penanganan ijazah palsu sebagai tindak lanjut dari terungkapnya sindikat pemalsu dokumen tersebut beberapa waktu lalu.

"Kami siap memeriksa. Insya Allah nanti ada mekanismenya, ijazah PNS itu semuanya teridentifikasi di BKD. Tinggal kami buat dan tim akan melihat satu per satu adakah kemungkinan ijazah-ijazah palsu di jajaran PNS Pemprov Jabar," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Bandung, Senin (1/6/2015).

Ia juga meminta kepada setiap kabupaten/kota di Jawa Barat agar melaksanakan instruksi Kemenpan RB tersebut.

"Jadi nanti bupati/wali kota harus siap menginstruksikan jajarannya untuk membuat tim," kata pria yang akrab disapa Aher ini.

Ia mengatakan apabila ada PNS kedapatan menggunakan ijazah palsu, Aher tentu akan melayangkan sanksi sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Mengenai sanksi itu berupa administrasi, atau pelanggaran hukum. Sesuaikan sanksi tersebut dengan aturan yang berlaku," katanya.

Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menerbitkan surat edaran untuk langkah penanganan ijazah palsu sebagai tindak lanjut dari terungkapnya sindikat pemalsu dokumen tersebut beberapa waktu lalu.

"Setelah berkoordinasi dengan Menristek-Dikti, Menpan-RB akhirnya menerbitkan surat edaran dengan Nomor 03/2015 tentang Penanganan Ijazah Palsu di lingkungan instansi pemerintah seperti Aparatur Sipil Negara (ASN)/TNI/POLRI yang merupakan tindak lanjut terungkapnya sindikat penerbitan ijazah palsu baru-baru ini," kata Kabiro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan-RB, Herman Suryatman di kantornya.

Melalui surat edaran ini, Menpan-RB menugaskan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan pejabat yang menangani fungsi kepegawaian untuk melakukan penelitian terhadap keaslian ijazah pegawai ASN, anggota TNI dan POLRI.

"Penerbitan surat edaran tersebut bukti keseriusan pemerintah untuk menegakkan integritas di jajaran aparatur negara," ujarnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,