Beras Mengandung Klorin Dijual di Pasar Tradisional

Beras Mengandung Klorin Dijual di Pasar Tradisional

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Sidak yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) bekerja sama dengan PD Pasar  Bermartabat, menemukan beras yang diduga mengandung klorin di salah satu kios pasar tradisional di Kota Bandung.


"Ada temuan beras yang mengandung klorin sekitar 10 persen, tetapi itu masih dalam taraf wajar. Artinya beras itu tetap masih bisa dikonsumsi," kata kepala Dinas KP Elly Wasliah, saat dihubungi CikalNews.com lewat telepon genggamnya, Jumat (5/6/2015) siang.

Sebelumnya, sidak dilakukan oleh pihak Distan KP di 32 pasar tradisonal yang tersebar di Kota Bandung. Kemudian pihaknya dikumpulkan dan diambil sampel beras yang terdapat di kios tersebut.

Saat ditanya daerah atau pasar mana yang menjual berasnya mengandung klorin atau pemutih ini, Elly enggan menjelaskan. "Ada di suatu daerah, tetapi saya tidak bisa sebutkan nama daerahnya," bebernya.

Pihaknya kemudian mengimbau kepada pedagang beras atau kios penyuplai beras, untuk tidak menggunakan zat tersebut. Sebab hal itu dinilai bisa membahayakan masyarakat yang mengonsumsinya.

"Saya juga ingatkan kepada pedagang agar memberitahukan hal itu kepada penyuplai beras dan tidak mengulangi (memakai klorin) lagi. Kalau memang penyuplai itu masih menggunakan klorin dan si pedagang masih menjual, saya akan laporkan hal itu kepada pihak kepolisian," paparnya. (Jr.)**
.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,