Disdik Kota Bandung Bentuk Tim Verifikasi Penerimaan Siswa Baru

Disdik Kota Bandung Bentuk Tim Verifikasi Penerimaan Siswa Baru

Ilustrasi pendaftaran siswa baru.(Net)

Bandung -  Pemerintah Kota Bandng berkomitmen agar seluruh anak di Kota Bandung bisa mendapatkan pendidikan, salah satunya dengan membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur afirmasi. Melalui jalur afirmasi atau non akademis ini, Pemerintah Kota Bandung akan menanggung pendidikan bagi siswa tidak mampu.

"(Pendidikan) yang miskin kita tanggung. PPDB sudah ditandatangani, jadi tinggal diumumkan saja," jelas Walikota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Senin (15/6/2015).

Melalui jalur PPDB ini, siswa tidak mampu berhak untuk menempati 20 persen dari keseluruhan kuota kursi yang ada di tiap sekolah. Pada Sabtu(13/6) kemarin, Dinas Pendidikan Kota Bandung bersama dengan Dewan Pembina PPDB Kota Bandung telah menyelenggarakan Rapat Pleno terkait seleksi PPDB 2015 Kota Bandung untuk jalur Non Akademis di tingkat SMA dan SMK.

Rapat Pleno tersebut menghasilkan delapan poin yang menjadi ketetapan terkait seleksi PPDB 2015 jalur non akademis tingkat SMA/SMK di Kota Bandung. 

Sementara itu melalui Rapat Pleno ini, ditetapkan juga bahwa Dinas Pendidikan Kota Bandung membentuk tim yang bertugas untuk melakukan verifikasi kebenaran dari persyaratan calon peserta didik yang telah dinyatakan diterima melalui jalur Non Akademis. Pembentukkan tim ini dilakukan berdasarkan kepada Surat Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung.

"Rapat Pleno juga menetapkan verifikasi terhadap persyaratan calon peserta didik akan dilakukan sejak 15 Juni hingga 26 Juni mendatang. Sedangkan hasil rekapitulasi dari verifikasi tersebut akan diumumkan pada 27 Juni mendatang melalui laman resmi PPDB Kota Bandung,"  ujar Elih Suryapermana Kepala Dinar Pendidikan Kota Bandung.

Selain itu, Rapat Pleno juga menetapkan jika terbukti ada ketidakbenaran data persyaratan, peserta didik bersangkutan harus mengundurkan diri dari PPDB jalur Non Akademis. Hal ini didasarkan pada surat pernyataan tanggung jawab mutlak yang telah dibuat oleh orangtua atau wali peserta didik bersangkutan. Peserta didik yang datanya terbukti tidak benar dan mundur dari jalur Non Akademis dapat mendaftar kembali melalui jalur Akademis.

"Sisa jumlah daya tampung akibat pengunduran diri tersebut pada butir 5 akan dialihkan menjadi kuota pendaftaran jalur Akademis," tambah Elih.

Terakhir, Rapat Pleno tersebut juga menyatakan peserta didik yang dinyatakan lulus verifikasi harus melakukan daftar ulang. Daftar ulang bagi peserta didik Non Akademis ini akan dilaksanakan selama dua hari yaitu 29-30 Juni di sekolah pilihan peserta didik.(Ode)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:pendidikan,