Jelang Ramadan Dinsos Antisipasi PMKS

Jelang Ramadan Dinsos Antisipasi PMKS

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Kepala Dinas Sosial Dodi Ridwansyah menyatakan,  menghadapi bulan Ramadan pihaknya antisipasi dari eksodus para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) khususnya gelandangan, pengemis dan pengamen. Untuk itu, Dinsos mengadakan rapat koordinasi dengan beberapa SKPD Disduk, Diskamtam, Satpol pp, Disbudpar kewilayahan dan Polrestabes.
 
“Disepakati SKPD yang kemaren mendukung upaya yang kami lakukan 2014 lalu yakni penjagaan di 15 titik Kota Bandung, dalam upaya mengurangi PMKS di jalan. Jelang Ramadan seluruhnya bergerak mengadakan operasi razia siang malam,” ujar Dodi saat ditemui di Balaikota, Jalan Wastukancana, Selasa (16/6/2016)
 
Dodi mengatakan, kemarin kerja sama dengan Kodim untuk menjangkau anak-anak punk. Berdasarkan laporan cukup mengganggu dan meresahkan masyarakat. Sedangkan untuk hari ini kerja sama dengan Satpol PP, untuk menjangkau gelandangan dan pengemis dan akan dilakukan hingga kamis.
 
“Jumlah PMKS, gelandangan dan pengemis hasil asesment ada yang berasal dari Bandung dan luar Bandung. Lakukan assement kemudian beri pembinaan, jangan sampai mengganggu pengguna jalan, keluhan baik medsos maupun telepon. Bandung aman, unggul dan sejahtera insya Allah bisa tercapai,” paparnya. 
 
Dodi menyebutkan, untuk tahun 2014 hanya ada 89 pengemis yang ada di Bandung, sedangkan tahun ini belum diestimasi karena masih dalam penjangkauan, dengan meminta bantuan Fisdukcil operasi yustisi dengan melihat warga Bandung atau luar kota Bandung. 
 
“Yang kesulitan adalah pengamen jalanan. Anak jalanan khsusnya anak-anak punk coba saja lihat eksistensinya. Kita harap Disbudpar bisa beri ruang ekspresi supaya tidak ngamen di jalan. Kita ada beberapa ruang bisa dimanfaatkan atau di Culinary Night misalnya, sehingga bisa terlihat aspek pembinaan,” jelasnya. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,