Taekwondo Andalan Jabar di PON

Taekwondo Andalan Jabar di PON

Taekwondo Andalan Jabar di PON

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan cabang olahraga taekwondo merupakan salah satu cabang andalan dan harus membuktikan menjadi pundi-pundi emas yang produktif pada PON XIX/2016 Jabar, 9-21 September 2016.

"Tim taekwondo Jabar menjadi juara umum pada PON XVIII/2012 di Riau, prestasi itu harus dipertahankan malahan ditingkatkan lagi karena cabang ini merupakan adalan dan pundi-pundi medali emas bagi Jabar," kata Gubernur Heryawan saat membuka Kejuaraan Taekwondo kategori prakadet dan kadet Piala Gubernur Jabar 2014 di GOR Padjadjaran Kota Bandung, Jumat (24/10/2014).

Gubernur menyebutkan, Jabar memiliki sejarah prestasi cabang taekwondo yang cukup gemilang dan selalu keluar sebagai juara umum pada berbagai kejuaraan tingkat nasional.

Ia menyatakan sangat wajar bila dirinya optimistis dengan tim taekwondo Jabar pada ajang PON XIX/2016 mendatang. Terlebih para atlet cabang beladiri itu mendapatkan program berlatih di Korea yang notabene adalah asal beladiri yang mengedepankan ketangkasan kaki itu.

"Bila dalam berbagai kejuaraan nasional dan beberapa kali PON selalu keluar sebagai juara, maka sangat wajar bila warga Jabar menuntut menjadi yang terbaik pada PON XIX/2016 dan merupakan bagian dari sukses 'Jabar Kahiji'," kata Gubernur.

Kejuaraan Taekwondo Prakadet dan Kadet Piala Gubernur Jabar 2014 itu diikuti oleh 604 atlet dari sejumlah kabupaten-kota di Jawa Barat. Kejuaraan itu fokus untuk pertandingan atlet belia dalam rangka pembinaan dan regenerasi atlet taekwondo Jabar.

Sebelumnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Disorda) Jabar juga menggelar Kejuaraan Piala Gubernur pada sejumlah cabang olahraga seperti pencak silat, sepak bola, karate, atletik, gulat, judo, bulutangkis, tenis meja, bola basket, tinju, balap sepeda serta sejumlah cabang olahraga lainnya.

Sementara itu Ketua Pengda TI Jawa Barat, Benny Gutawa menyatakan Kejuaraan Taekwondo Piala Gubernur 2014 itu merupakan pertama kali digelar bareng Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat.

"Kejuaraan ini khusus diikuti atlet pra kadet dan kadet, animo peserta cukup tinggi sehingga terpaksa jumlah peserta dibatasi," kata Benny.

Ia menyebutkan kejuaraan itu untuk memantau atlet-atlet belia dan junior di Jawa Barat dari sejumlah unit latihan di Jawa Barat. Pertandingan yang digelar yakni kategori kyorugi atau tanding dan nomor poomsae atau keindahan gerak. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:olahraga,