Penasihat Hukum Gotas Nilai Surat Dakwaan JPU Harus Dibatalkan

Penasihat Hukum Gotas Nilai Surat Dakwaan JPU Harus Dibatalkan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) harus dibatalkan atau setidak-tidaknya tidak diterima, sebab dalam menyusun dakwaan banyak yang diabaikan oleh JPU. Karena itu diajukannya eksepsi atau keberatan merupakan upaya konkret, melihat secara utuh perkara tersebut.

Hal ini di ungkapkan oleh Penasihat Hukum (PH) Rafael Situmorang dalam eksepsi atau nota keberatan terhadap dakwaan JPU atas nama terdakwa H.Tasiya Sumadi Al Gotas bupati non aktif Cirebon di Ruang Sidang 1 Gedung Pengadilan Negeri, Jalan R.E. Martadinata Kota Bandung Senin (6/7/2015).

"Terdakwa diduga telah merugikan negara senilai Rp 1,2 miliar bersumber dari anggaran Dana Bansos 2009-2012 Dalam nota keberatan telah disebutkan bahwa, surat dakwaan harus memenuhi syarat formil dan materil, tentang identitas, dan uraian yang jelas dari fakta penyidikan," ungkapnya.

Menurutnya, dakwaan JPU tidak sesuai Pasal 143 yang tidak disebutkan dengan cermat,tempat dan waktu kabur atau Obscurlibel.

Diberitakan sebelumnya, kasus dana bansos Kabupaten Cirebon tersebut juga menyeret dua terdakwa lainnya yakni Subekti Sunoto dan Emon Pramono dalam berkas terpisah.

Sidang  yang dipimpin Majelis Hakim Djoko Indiarto tersebut, akan dilanjutkan pada Rabu (8/7/2015) dengan agenda tanggapan JPU. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,