Tongseng dan Sate Kambing di Rumah Eyang Martha

Tongseng dan Sate Kambing di Rumah Eyang Martha

Tongseng dan Sate Kambing di Rumah Eyang Martha. (Foto: WaOde)

Bandung- Masakan yang terbuat dari bahan daging kambing bisa diolah dengan berbagai masakan enak sesuai selera. Tinggal bagaimana sang koki atau seorang juru masak meniatkannya akan dibuat untuk masakan apa agar bisa dinikati dengan lahab. 
Yang pasti bagi penggemar daging kambing, biasanya akan merindukan masakan diolah dalam bentuk sate kambing, gule kambing atau masakan lainnya. 
 
Di Rumah Eyang Martha, yang baru saja menggelar acara soft launching, dan mengadakan acara "Ngariung Asih Eyang dan 325 Cucu" bersama anak yatim dari Panti Asuhan  Muhammadiyah, SLB-C Terate Sadang Serang, SMK BPP, Yayasan Soail Wiyataguna Pajajaran, dan An Nida Rosada Karapitan dan sejumlah artis ternama seperti Andy "/rif", Sandy "Pas Band". Candil, Yuke "Dewa 19", dll bisa dibayangkan bagaimana sibuknya chef andalan di sana. Tetapi berkat kecekatannya, tamu-tamu yang hadir  di Jl Van Deventer 14 Bandung itu bisa tertangani dengan baik tanpa harus mengomel karena kelamaan menunggu pesanan. 
 
 
Bahkan secara mendadak media ingin dibuatkan masakan andalan Rumah Eyang Martha, sang chef nya yang cukup lincah dan cekatan mampu menyiapkan masakan kegemaran  dalam tempo singkat dan tidak mengurangi rasa. Maka sajian Tongseng Kambing dan Sate Kambing dengan menggunakan daging pilihan itu bisa tersaji dengan cepat sehingga memungkinkan untuk mengadakan pemotretan. 
 
Bayangkan, kita hanya menunggu 10 menit, semuanya sudah tersaji dengan rapih, ini dilakukan sebelum tibanya buka puasa. Menurut Kang Ferry Radyan sang chef andalan, masakan yang terbuat dari daging kambing yang terpenting adalah bagaimana meramu masakan itu tetapi rasa kambingnya tidak terasa anyir.
 
"Itu memang memerlukan tehnik tersendiri, pokoknya adalah rahasianya," katanya tertawa. Masakan tongsen yang terkesan gurih dan hangat ini memang mengundang selara. Bumbu tongseng yang dipakai seperti santan, diramu dengan kecap manis, merica, jahe, serta kunyit sedikit memberi warna yang memikat. 
sentuhan taburan hijaunya cabe serta putihnya kol dan tomat memberi adonan warna warni menerbitkan selera. 
 
Sedangkan sate kambing, masakan ini sudah sangat populer keberadaannya. Hampir semua resto, kafe, dan masakan rumahan pun tahu bagaimana membuat sate kambing andalan Indonesia yang cukup dikenal di mancanegara ini. Di Eyang Martha, menurut Ferry Radyan tetap memiliki ciri khas masakannya. 
 
"Setiap orang punya cita rasa, paling kita tinggal menjual bagaimana agar orang kembali datang ke sini setelah berkunjung pertama kalinya, itu sangat tergantung papa cara memasak sesuai selera dan tentu saja pelayanan," ujar Ferry menyadarinya. 
 
Daging yang melingkari memenuhi tusuk sate serta sentuhan bumbu saat membakarnya, siraman sedikit air tongseng pada pembakaran sate  sudah meberi bau khas membangkitkan selera. Belum lagi ramuan bumbu kacang yang menarik masih ditaburi irisan bawang merah dan tomat memberi sensasi tersendiri saat melahap sate Eyang Martha ini. 
 
Nah untuk mendapatkan dua masakan andalan Rumah Eyang Martha, bisa mendadak memesan masakannya. Suasana dengan sentuhan grafiti dalam konsep kafe Family Restaurant mematok misi Merangkul, Bersinergi dan Bersilaturahmi. "Itu sengaja menjadi ikon karena itu anak cucu eyang memang pantas untuk disatukan disini," ujar Rya Martha sang pemilik Rumah Eyang Martha. (Ode)**
.

Categories:Kuliner,
Tags:,