Negara Bagian AS Memilih Turunkan Bendera Konfederasi

Negara Bagian AS Memilih Turunkan Bendera Konfederasi

South Carolina AS- Dewan Perwakilan Rakyat Negara Bagian South Carolina, Amerika Serikat, sepakat menurunkan bendera Konfederasi dari area gedung pemerintahan setelah melalui perdebatan panjang.
Kesepakatan yang diraih lewat pengambilan suara dengan perolehan 93-27 mengikuti langkah serupa yang diambil Senat.
 
Sebelumnya, Gubernur South Carolina, Nikki Haley, mendukung penurunan bendera itu.
Kecaman terhadap bendera Konfederasi memuncak akibat peristiwa pembunuhan sembilan orang di sebuah gereja di Charleston bulan lalu.
 
Dylann Roof, pemuda 21 tahun yang merupakan tersangka pelaku pembunuhan, memiliki rangkaian foto bersama bendera itu.
Bendera Konfederasi oleh sejumlah orang dipandang sebagai simbol perbudakan dan rasisme sementara beberapa pihak lain menganggap bendera itu sebagai lambang warisan dan sejarah AS.
Beberapa kalangan dari Partai Republik mengatakan bendera itu adalah bagian dari sejarah AS namun telah “dibajak” oleh kaum rasis.
 
Anggota DPR Mike Pitts mengatakan bendera itu menjadi lambang bagaimana petani-petani miskin mengikuti perang bukan untuk mendukung perbudakan namun untuk melindungi hak tanah mereka.
 
Namun anggota Partai Republik lainnya, Jenny Horne, mengungkit pemakaman senator Clementa Pinckney, yang terbunuh dalam serangan Charleston, dan mengatakan penurunan bendera itu tidak boleh ditunda lagi.
“Bagi janda Pinckney dan dua anak gadis mereka, [bendera] itu menjadi cemoohan di atas luka-luka mereka, dan saya tidak ingin menjadi bagian dari itu!”
 
Bendera Konfederasi awalnya digunakan negara-negara bagian selatan AS yang ingin memisahkan diri pada masa Perang Saudara.
South Carolina adalah negara bagian pertama yang meninggalkan perserikatan pada 1860. Bendera itu dipasang kembali di area gedung pemerintahan lebih dari 50 tahun lalu sebagai protes atas gerakan hak sipil.(Ode)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,