PAD Jabar Triwulan I Rp 8,75 Miliar

PAD Jabar Triwulan I Rp 8,75 Miliar

Ilustrasi Foto - Net

Bandung - Kepala Dinas Pendapatan Daerah Jawa Barat, Dadang Suharto mengatakan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Jawa Barat pada triwulan I Tahun 2015 mencapai Rp 8,75 miliar.

"Raihan pendapatan daerah ini melampui target sebesar 36,63 persen dari total pendapatan daerah Jabar 2015 yang mencapai sebesar Rp23,9 triliun," kata Dadang Suharto, di Bandung.

PAD Jawa Barat terbesar berasal dari sektor pendapatan pajak daerah yang bersumber pada pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB).

"Jadi pada triwulan I 2015, Jabar mendapatkan pemasukan dari PKB sebesar 1,711 triliun atau 31,84 persen dari target total 2015 yang mencapai Rp5,376 triliun," kata dia.

Sementara pendapatan dari BBNKB pada triwulan I Tahun 2015 meraih Rp 1,581 triliun dan dua sektor PAD ini rata-rata juga di atas target yang dibebankan maka di triwulan I sudah tercapai.

Menurut dia, untuk sisa raihan PAD dari sektor pajak sendiri berasal dari pajak bahan bakar kendaraan (PBBKB) sebesar Rp 761,5 juta, pajak air permukaan Rp 21,23 juta.

"Sedangkan untuk sektor pendapatan non pajak Pemprov Jabar mendapatkan Rp 4,25 triliun atau 47,45 persen dari target 2015 sebesar Rp 8,972 triliun.

"Untuk pendapatan keseluruhan tidak ada masalah, kami masih punya 8 bulan untuk mencapai target 100 persen dan sisa waktu untuk meraih target pendapatan tetap akan mengandalkan sektor PKB," kata dia.

Selain mengandalkan wajib pajak baru, lanjut Dadang, pihaknya tetap akan menguber kendaraan tidak melakukan daftar ulang (KTMDU) yang jumlahnya diperkirakan 3 juta lebih.

"Hal ini masih ada potensi pajak yang bisa kita gali dari KTMDU, karena kita sudah bersepakat dengan kepala daerah dan kepolisian," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:ekonomi,