Pemalsuan Data Atlet Popnas Disanksi Berat

Pemalsuan Data Atlet Popnas Disanksi Berat

Bandung- Pemalsuan data atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2015 di Jabar akan mendapat sanksi berat berupa larangan ikut pada Popnas berikutnya.

"Bagi daerah yang ada pemalsuan data atlet dipastikan sanksi berat, berupa larangan ikut serta pada Popnas dua tahun berikutnya," kata Ketua I PB Popnas XIII/2015 Jabar Nandang Saptari di Bandung, Kamis (23/7/2015).

Untuk meminimalisasi pemalsuan data atlet, terutama status pelajar dan umur, PB Popnas melakukan pendataan secara online berdasarkan data-data yang masuk pada Popwil beberapa waktu lalu.

"Seluruh data atlet dari Polwil kita kumpulkan, jadi atlet yang tahun lalu kelas XII dipastikan tidak mungkin bisa turun di ajang Popnas kali ini," katanya.

Ia mengakui pendataan atlet dilakukan intensif sehingga diharapkan tidak akan muncul praktik yang memaksakan atlet yang sudah tidak berstatus pelajar berlaga di ajang itu.

"Kami akan pastikan pendataan atlet secara online untuk meminimalisasi hal seperti itu, data online akan memperkuat pendataan nantinya," kata Nandang Sementara itu untuk pelaksanaan Popnas 2015 yang akan bergulir pada 9 September mendatang, pihaknuya akan melakukan solsialisasi dan pertemuan denghan perwakilan kontingen provinsi.

Rencananya pertemuan itu akan digelar sebulan sebelum pelaksanaan Popnas atau sekitar 8 Agustus 2015 di Kota Bandung. (AY)

.

Categories:Olahraga,
Tags:,