Akankah Cikapundung Menjadi Wisata Tirta? (2)

Akankah Cikapundung Menjadi Wisata Tirta? (2)

UNTUK menjadikan Sungai Cikapundung ini sebagai kawasan wisata 
tirta, memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dibenahi dan 
dilakukan berkenaan dengan pengoptimalan fungsi sungai ini 
sebagai kawasan wisata tirta. Pengembangan objek wisata tersebut, 
perlu dilakukan dengan studi kelayakan yang mendalam dan 
terencana dengan baik. Tapi kalau misalnya sejumlah sungai di 
daratan Eropa dan Asia mampu dijadikan kawasan wisata tirta, 
Sungai Cikapundung pun sebenarnya layak untuk dikemas menjadi 
kawasan wisata tirta.

Dilihat dari kacamata pariwisata, keberadaan Sungai Cikapundung 
ini sebenarnya sangat layak sekali dikembangkan sebagai kawasan 
wisata tirta. Karena semua prasyarat untuk menjadikan sungai ini 
sebagai kawasan wisata tirta, ada di sungai yang sering menjadi 
tempat nostalgia bagi wisatawan asal negeri Belanda tersebut.

Dengan dijadikannya sungai ini sebagai kawasan wisata tirta, 
dengan sendirinya akan memberikan nilai tambah bagi kawasan 
tersebut. Selain akan mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat 
dari segi ekonomi, juga akan membuat sungai ini menjadi lebih 
terpelihara.

Bila keinginan untuk menjadikan kawasan ini sebagai kawasan 
wisata tirta dapat terwujud, berarti masyarakat di sekitar objek 
dapat diberdayakan. Dengan sendirinya, mereka pun punya rasa 
memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap Sungai 
Cikapundung, karena sungai ini telah menjadi lahan hidup bagi 
masyarakat tersebut.

Namun bagaimana pun keinginan baik ini, akan sulit untuk dapat 
diwujudkan bilamana masih banyak orang yang kurang merasakan 
manfaat dari Sungai Cikapundung. Untuk itu, perlu adanya 
pengkajian dan penelitian secara mendalam guna memberdayakan 
kawasan Sungai Cikapundung ini sebagai objek wisata tirta. 

Barangkali, sangat rugi meninggalkan Sungai Cikapundung begitu 
saja, tanpa adanya gerakan-gerakan untuk memberdayakannya. Kalau 
bisa, semua potensi yang dimiliki sungai ini, harus dapat dimanfaatkan secara optimal.

Jangan sampai terjadi, kebesaran nama Sungai Cikapundung hanya 
tinggal nama saja. Kebesaran nama Cikapundung sebagai salah satu 
sungai yang membelah Kota Bandung, harus tetap terpelihara dengan 
baik. Bila perlu, nama Cikapundung ini dapat dijadikan 
positioning (citra yang baik) bagi setiap wisatawan yang 
berkunjung ke Kota Bandung. Jika mungkin, kenapa tidak dilakukan, 
mumpung kerusakan yang terjadi belum begitu parah. (AY)

.

Categories:Wisata,
Tags:wisata,