Tersangka Baru Berinisial O dalam Kasus SMAN 22 Bandung

Tersangka Baru Berinisial O dalam Kasus SMAN 22 Bandung

Bandung - Kepala Kajari Bandung Dwi Hartanta memberikan penjelasan mengenai tersangka baru dalam kasus korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan gedung SMAN 22 Kota Bandung, dirinya mengatakan pihaknya telah menetapkan tersangka baru berinisial O.

Hal tersebut diungkapkan Dwi kepada wartawan saat dihubungi lewat telepon genggamnya Rabu (29/7/2015).

"O ini ahli waris yang menerima uang pembebasan lahan dan dia juga yang ikut menikmati hasilnya," ungkapnya.

Dirinya menegaskan, pihak Kejari Bandung telah memiliki dua alat bukti yang bisa membuktikan O menjadi tersangka.

" Dia sudah ditetapkan menjadi tersangka namun belum ditahan," bebernya.

Selain itu dirinya menambahkan, tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus pembebasan lahan SMAN 22.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Bandung saat ini tengah menangani kasus dugaan kasus korupsi pembebasan lahan untuk pembangunan SMAN 22 Bandung. Dalam hal ini, Kejari telah menetapkan 3 orang tersangka termasuk Alex Tachsin selaku Wakil Pengalilan Negeri Kota Bandung.

Nilai kerugian negara dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp 7,5 Miliar Rupiah. Kasus tersebut terjadi di tahun 2013, seorang tersangka Didi menjabat sebagai Kabid di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung yang bertugas mengurusi administrasi dan menandatangani surat pencairan anggaran proyek.(Ode)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:,