Kemarau, Taman di Kota Bandung pun Merana

Kemarau, Taman di Kota Bandung pun Merana

Bandung – Musim kemarau yang cukup kering menyebabkan berbagai jenis tanaman di taman-taman di Kota Bandung mengalami kekeringan, karena kekurangan pasokan air. Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung Arief Prasetya mengungkapkan, pihaknya saat ini memang tidak menyiram tanaman di taman-taman, karena stok air di perusahaan daerah air minum pun kian berkurang.
 
Belakangan, Arief pun memang banyak menerima keluhan dari masyarakat, karena keindahan taman semakin berkurang. Salah satu taman yang merana, yakni  rumput di kawasan Asia Afrika.

"Banyak keluhan dari masyarakat karena banyak rumput di taman menjadi coklat dan kering. Jadi, mohon maaf warga Kota Bandung memang dengan kondisi cuaca yang ekstrem ini kita juga kedodoran menyiram," ujar Arief. Jumat (31/7/2015).

Selain berkurangnya air untuk menyiram tanaman di taman-taman, Arief hanya mempersiapkan tujuh armada dengan masing-masing kapasitas tangki 1.000 liter. Dengan jumlah itu, Distamkam kerepotan memenuhi kebutuhan penyiraman taman tiga kali sehari.
 
“Saat ini Diskamtam berupaya agar rumput dan tanaman di taman-taman tidak kekeringan. Untuk itu kami juga berkoordinasi dengan PDAM dalam rangka menambah suplai air baku,” ungkapnya. Penyuplaian air baku ini bukan air hasil olahan dari PDAM, tetapi air khusus untuk menyiram tanaman.
 
 
Banyaknya taman-taman yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Bandung memang mengindahkan setiap jalan. Tetapi sksn lebih indah lagi jika perawatan taman-taman itu diperhatikan, apalagi di musim kemarau seperti saat ini. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:,