Kasus SKTM Bodong Tak Berdampak pada Siswa

Kasus SKTM Bodong Tak Berdampak pada Siswa

Bandung - Kepala Dinas Pendidikan  Kota Bandung, Elih Sudiapermana menjamin, anak-anak yang orang tuanya terkait kasus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bodong dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2015, tetap akan dilindungi haknya mendapatkan pendidikan.

Elih berharap, dengan proses pemeriksaan yang kelak mengerucut terhadap oknum-oknum yang terkait pada SKTM bodong ini, tidak berdampak pada si anak. Pasalnya anak-anak di sini tentunya jauh dari kata ikut proses pembuatan SKTM bodong.

Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan usai pemeriksaan di Mapolrestabes, Jalan Jawa Kota Bandung Selasa petang (4/8/2015).

"Mudah-mudahan tidak ada yah, Selama ini kita tetap berjalan, artinya anak-anak tetap bersekolah," ungkapnya.

Menurut Elih, sesuai dengan arahan Walikota Bandung Ridwan Kamil yang menyatakan, apabila sampai mengerucut kepada tersangka yang diindikasi dilakukan oleh orang tua sang anak, anak-anak tetap harus diselamatkan agar tetap belajar dan berprestasi di sekolah.

Seperti diketahui, pelaporan terkait oknum-oknum SKTM bodong berdasarkan laporan Disdik Kota Bandung, sesuai dengan arahan dari Walikota Bandung.

"Tentu seperti yang dinyatakan oleh pak Walikota (Ridwan Kamil) memang berkehendak mendidik masyarakay supaya tidak terbiasa melakukan pelanggaran-pelanggaran, termasuk di dalamnya menggunakan surat keterangan yang dianggap tidak betul," pungkasnya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,