Jabar Punya Tempat Rehabilitasi Narkoba Secara Medis

Jabar Punya Tempat Rehabilitasi Narkoba Secara Medis

Aher saat menandatangani batu prasasti instalasi Napsa atau ketergantungan obat di Rumah Sakit Jiwa Jabar. (Foto : ADE/CikalNews)

Bandung – Bekerjasama dengan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat, Jawa Barat punya rumah sakit ketergantungan obat dengan kapasitas bisa menampung 60 pasien. Rumah sakit itu siap menangani pasien korban narkoba, untuk direhabilitasi secara medis.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, penanganan di rumah sakit ketergantungan obat akan lebih cepat prosesnya dibandingksn dengan panti rehabilitasi narkoba atau balai rehabilitasi narkoba.

“Kalau rehabilitasi narkoba di panti atau balai memakan waktu 10 bulan. Namun, di rumah sakit ini jauh lebih cepat, penanganannya melalui metode medis. Setelah sudah berjalan dan baru diresmikan diharapkan RSKO ini bisa banyak tenaga medis dan rehabnya,” ungkap Aher panggilan akrab Ahmad Heryawan pada perayaan HANI di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung.

Aher menjelaskan, umumnya kendala panti atau balai rehabilitasi narkoba ada di SDM untuk rehabilitasi. “Panti rehabilitasi memang punya beberapa metode baik dalam pendekatan rohaniah atau juga dengan cara medis seperti di RSKO. Tim rehabilitasi narkoba sebaiknya setiap tahun ditambah agar bisa menangani para pasien yang terus bertambah. SDM bagian rehabilitasi ini penting untuk proses penanganan korban narkoba,” jelasnya.

Bagi para pecandu narkoba atau korban narkoba yang ingin direhabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jawa Barat, bisa mendatangi Rumah Sakit Jiwa Jawa Barat di daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,