Pelaku UMKM Ujung Tombak Kuliner Daerah

Pelaku UMKM Ujung Tombak Kuliner Daerah

Bandung - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan ujung tombak pengembangan dan peningkatan potensi kuliner daerah, kata pejabat pengelola Taman Budaya Jabar.

"Tidak semua orang tahu makanan khas dari tiap daerah apa saja, oleh karena itu kami menggelar pameran dimana setiap daerah berkumpul dan terjalin interaksi untuk mengenal kekayaan kuliner tradisional masing-masing," kata Kepala Seksi Pengembangan Badan Pengelola Taman Budaya Jabar Iwan Gunawan di Bandung, Jumat (7/8/2015).

Sebanyak 27 kota di Jawa Barat berkumpul memamerkan produk penganan khas masing-masing daerah di Taman Budaya Jawa Barat sejak Kamis (8/6).

Menurut dia kekayaan kuliner tradisional Jawa Barat merupakan komoditas berharga yang perlu kembali diperkenalkan pada khalayak luas. Proses pemilihan produk yang diikutsertakan dalam pameran dilakukan langsung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Setempat.

"Meski sudah berjalan selama empat tahun, tetapi produk pangan yang ditampilkan selalu berubah setiap tahun guna memberi kesempatan bagi para pelaku industri," katanya.

Penggiat UMKM dari Cipageran, Kota Cimahi Ahmad Supriadi yang memamerkan beragam produk olahan susu yang bahan bakunya berasal dari para peternak sapi setempat.

"Para istri peternak membentuk kelompok usaha untuk meningkatkan harga jual susu menjadi kerupuk, cemilan, yogurt hingga sabun. Hambatannya ketika ingin membuat rumah produksi harus ada izin rekomendasi dari gubernur. Hingga saat ini masih dalam proses" katanya.

Ia mengaku diundang oleh Pemerintah Kota Cimahi untuk memboyong produknya ke Bandung.

Iwan Gunawan mengatakan, di samping menghadirkan ragam kudapan lokal seperti bir pletok, gromyang, kerupuk banjur, hingga variasi olahan makanan tradisional seperti dodol brownies, acara ini juga akan turut menampilkan sejumlah tarian tradisional. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,