10 Bulan Dikubur, Jazad Sekretaris Dirut XL Masih Utuh

10 Bulan Dikubur, Jazad Sekretaris Dirut XL Masih Utuh

Makam Hayriantira yang akrab dipanggil Rian pada Jumat (7/8) sekitar pukul 10.00 WIB dibongkar, untuk kepentingan pengambilan DNA.

Garut - Proses pembongkaran makam Sekretaris Dirut XL, Hayriantira alias Rian telah dilakukan oleh tim Inafis di TPU Cibunar, Garut.
 
Selepas makam itu dilakukan penggalian, jasad Hayriantira alias Rian (37) langsung diangkat untuk kemudian diambil sampel DNA-nya, Jumat (7/8/2015). Kondisi jasad Rian masih utuh, meski telah dikubur selama 10 bulan.
 
Pembongkaran makam korban yang dilakukan oleh tim Inafis di TPU Cibunar, Garutdilatarbelakangi keinginan pihak keluarga untuk memakamkannya di Brebes, Jawa Timur. Selain itu, digunakan untuk keperluan identifikasi oleh kepolisian agar mendapat data yang lebih valid.
 
Haryiantira merupakan Sekretaris Direktur Utama XL yang menjadi korban pembunuhan oleh teman dekatnya, Andi Kurniawan alias Andi Wahyudi pada 31 Oktober 2014 di kamar nomor 5 Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat.
 
Namun, pembunuhan tersebut baru bisa terungkap pada 3 Agustus 2015 lalu, setelah pada April 2015 pihak keluarga Rian melaporkannya ke Polda Metro Jaya.
 
Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Kepolisan Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polres Garut, Jawa Barat, terus memperdalam motif pembunuhan terhadap Rian.
 
"Sudah diekspose oleh Dirkrimum. Saya kira kasus sudah terungkap, tinggal memperdalam motifnya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian. Ada dugaan, kemungkinan kasus tewasnya Rian merupakan pembunuhan berencana. "Bisa saja ini termasuk pembunuhan berencana, karena ada unsur jauh-jauh hari niatnya sudah ada, dan ini sedang diungkap oleh teman-teman penyidik," ujarnya.
 
Namun, menurut Tito, pihaknya tidak ingin menafikan asas praduga tak bersalah. "Polisi tetap harus memiliki asas praduga bersalah. Kalau tidak, ya tidak berani menahan orang," tegasnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,