Wakil Walikota Cimahi Saksi Kasus Korupsi di Tipikor Bandung

Wakil Walikota Cimahi Saksi Kasus Korupsi di Tipikor Bandung

Wakil Walikota Cimahi Sudiarto

Bandung - Wakil Walikota Cimahi Sudiarto, berikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor) Bandung, dalam kasus Perjalanan Dinas DPRD Kota Cimahi dengan terdakwa  Yuyun Ridwan, Tajudin, Saepudin, dan Raden Titsan Bisati yang di gelar di ruang 1 sidang Tipikor Senin (10/9/2015).

Pantauan wartawan di ruang sidang, Sudiarto duduk dikursi pesakitan persidangan, sambil memberikan   keterangan dalam sidang sekira 15 menit tersebut. Berbagai pertanyaan dilontarkan Majelis Hakim persidangan,  dan terdakwa banyak mengatakan tidak tahu.

Usai sidang, Wakil Walikota Cimahi Sudiarto tutup telinga, ketika wartawan memberondong pertanyaan mengenai  pernyataan terdakwa Kasus Korupsi Ade Irawan yang mengungkapkan bahwa dirinya menikmati dana perjalanan fiktif sebesar Rp136 juta tahun anggaran 2010 - 2011.

"Sekali lagi, jangan pancing saya untuk berkata - kata mengenai hal itu. takut melebar kemana mana," beber Sudiarto

Dirinya menegaskan, ungkapan dari kolega politiknya itu, harus disikapi dalam ruang yang jelas yaitu proses persidangan baik melalui pemeriksaan  kejaksaan.

"Jangan sampai masuk ke ranah pribadi dan keluarga.Saat ini  Saya gak mau berpolemik," tukasnya.

Sudiarto mengaku tidak berani menegaskan apakah menerima atau menolak dana perjalanan fiktif yang disebutkan Ade Irawan.

Seperti diketahui ada nama lainnya yang disebutkan yaitu Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Gunawan yang membela diri dengan adanya pernyataan Ade Irawan yang menyebutkan dirinya menikmati dana SPPD sebesar Rp1,3 Miliar.

"Saya gak akan berkomentar. dan sebagai manusia siap saja jika dipanggil kejaksaan,"Tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, sidang tiga terdakwa kembali digelar 2 pekan mendatang, (24/8/2015), dengan agenda keterangan saksi fakta dan keterangan ahli dihadirkan JPU.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,