Soal Lahan SMA 22, Hakim Tolak Keberatan Wakil Sekretaris PN Bandung

Soal Lahan SMA 22, Hakim Tolak Keberatan Wakil Sekretaris PN Bandung

Bandung - Eksepsi atau keberatan Wakil Sekretaris Pengadilan Negeri Kelas 1 A. Bandung nonaktif Alex Taksin, yang diajukan oleh penasihat hukumnya (PH) akhirnya ditolak oleh Majelis Hakim persidangan,

Dalam sidang dengan agenda putusan sela, digelar ruang III yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Eko Riyanto dalam kasus lahan SMAN 22 Bandung, di Ruang Sidang Tipikor, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Senin (10/8/2015) itu. Terdakwa Alex duduk tegap, menghadap tim majelis hakim dengan mengenakan baju batik.

Menurutnya, yang menjadi alasan keberatan terhadap dalil Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan, terdakwa belum pernah disidik kepolisian. Dalam hal ini, Majelis Hakim berpendapat, bahwa terdakwa diajukan JPU dalam perkara korupsi. 
"Pertimbangan lainnya, ditolaknya keberatan,dakwaan telah disusun lengkap dalam dakwaan material dan formal," bebernya.

Ditolaknya  keberatan PH terdakwa, maka Majelis Hakim persidangan, memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan perkara tersebut, dalam sidang berikutnya.

Sementara itu, Heri Gunawan selaku kuasa hukum terdakwa merasa tidak puas dengan putusan sela ini. "Kalau perkara korupsi kenapa pasal 263 KUHP didalilkan, dia kan belum pernah di periksa Polisi," tandas Heri.

Hingga berita ini diturunkan, sidang kembali digelar ( 24/8/2015) dengan agenda  pemeriksaan saksi-saksi, yang dihadirkan JPU. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:,

terkait

    Tidak ada artikel terkait