Dibuka, IIMS 2015 Diikuti 52 Merek Mobil Terkemuka

Dibuka, IIMS 2015 Diikuti 52 Merek Mobil Terkemuka

Jakarta - Pameran otomotif akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2015 yang bakal berlangsung hingga 30 Agustus di JIExpo Kemayoran, Jakarta resmi dibuka.  Pihak panitia menargetkan jumlah pengunjung 380.000 orang selama 11 hari penyelenggaraan IIMS 2015.

"Target kami selama penyelenggaraan IIMS 2015 bisa memperoleh 380.000 pengunjung," kata Agung Adiprasetyo, CEO Kompas Gramedia, induk perusahaan penyelenggara IIMS Dyandra Promosindo pada  pembukaan IIMS di JIExpo Kemayoran, Rabu (19/8/2015).

Jumlah itutidak bergeser dari target yang juga dicanangkan tahun lalu dan telah dicapai selama penyelenggaraan IIMS 2014. IIMS tahun ini bukan sekadar ajang berjualan bagi para merek-merek pemamer. Namun dengan mengusung tema The Essence of Motor Show mereka juga memadukan berbagai sisi dari otomotif, baik itu budaya hingga sejarahnya.

IIMS 2015 tahun ini diikuti oleh sebanyak 52 merek pemamer dengan menempati lahan pamer seluas 100 ribu meter persegi.‎ Diharapkan, di tengah perlambatan pasar otomotif nasional yang terimbas kondisi ekonomi, kehadiran IIMS bisa menjadi stimulus, untuk mendongkrak penjualan kendaraan di Indonesia di paruh kedua 2015
 
Sementara itu,  Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan industri otomotif di Indonesia sudah melampaui Thailand terutama dari segi jumlah kendaraan bermotor yang diproduksi. "Kita punya prestasi yang cukup baik, kalau Thailand merupakan negara pabrikan terbesar di ASEAN. Kini Indonesia sudah melampaui, jumlah kita sudah lebih tinggi dari Thailand," kata Wapres usai membuka Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2015.


Tingginya jumlah produksi menurut Wapres sesuai dengan jumlah penduduk Indonesia yang tinggi pula, sehingga membutuhkan banyak alat transportasi. Meski saat ini vendor mobil di Indonesia masih jauh dibandingkan Thailand, namun dengan tingginya kapasitas industri, maka pada waktunya nanti pabrik penyedia vendor akan hadir.

Usai membuka IIMS, ia juga sempat berkeliling melihat pameran mobil. Pameran mobil tersebut cukup baik dan memperlihatkan perkembangan serta kemajuan teknologi serta industri dan juga mobil-mobil masa kini. Pemerintah juga tetap berkomitmen terhadap pemanfaatan teknologi ramah lingkungan pada industri otomotif. "Sekarang sudah jalan, yang masalah bukan regulasinya tapi melemahnya ekonomi secara keseluruhan otomatis mobil juga menurun penjualannya," tambahnya. (Jr.)**
.

Categories:Otomotif,
Tags:,