Rupiah Kian Terhempas Tembus Rp 13.900 per Dolar AS

Rupiah Kian Terhempas Tembus Rp 13.900 per Dolar AS

Jakarta - Data Bloomberg menunjukkan, nilai tukar rupiah sempat menembus level Rp 13.917 per dolar AS, Kamis (20/8/2015) pekan ini.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, nilai tukar rupiah melemah merupakan dampak psikologis pasar karena devaluasi mata uang Cina, Yuan. Kondisi itu diperparah oleh situasi politik di Malaysia.
 
"Sebetulnya situasi kita memang terus terang bukannya ada dana segar luar masuk, malah cenderung keluar. Tekanan itu ditambah psikologi pasar karena persoalan devaluasi Yuan. Lalu Malaysia ada soal politik itu membuat tekanan tinggi," katanya.
 
Oleh karena itu, keputusan investasi mesti dilakukan secara cepat untuk meningkatkan nilai tukar rupiah. Seperti pemerintah hari ini akhirnya memutuskan untuk membagi dua proyek Light Rail Transit (LRT), yang selama ini tak menemui titik temu.
 
"Dalam situasi tak ada pasokan dolar masuk dari luar, makan rupiah melemah. Itu sebabnya putusan investasi seperti ini penting untuk cepet buka pintu masuk dolar," kata Darmin.
Sementara itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro merasa kesal bila pemerintah dan Bank Indonesia (BI) disebut-sebut sengaja melemahkan nilai mata uang rupiah. "Tidak boleh bicara seperti itu. Tidak ada yang sengaja. Kita ikuti mekanisme, jadi saya tidak suka omongan begitu," katanya.
 
Ia menilai, kurs rupiah saat ini sulit menguat karena nilai mata uang negara lain sedang dalam kondisi melemah. Sehingga jika pemerintah dan BI sengaja memperkuat rupiah, maka akan mengganggu daya saing produk Indonesia.
 
"Rupiah jadi susah menguat karena yang lain juga melemah. Jadi kalau rupiah diperkuat seolah dia menguat terhadap semua mata uang, maka daya saing terganggu," tegasnya.
Menurut Bambang, pemerintah dan BI tetap memantau kondisi fundamental rupiah. Dia menilai, kurs rupiah saat ini berada di bawah harga pasar atau sangat undervalue. Pelemahan kurs rupiah itu diakuinya lebih disebabkan oleh kebijakan Cina mendevaluasi Yuan untuk memacu ekspor.
 
Menurut data Bloomberg, nilai tukar berada pada kisaran level 13.848 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pukul 11.01 WIB. Sejak pagi hingga menjelang siang, nilai tukar rupiah berada di kisaran 13.824 per dolar AS hingga 13.857 per dolar AS. Nilai tukar rupiah bergerak di kisaran 13.816-13.916 per dolar AS pada Kamis pekan ini.
 
Sementara, kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah 0,1 persen menjadi 13.838 per dolar AS, dari perdagangan sebelumnya yang berada di level 13.824 per dolar AS. (Jr.)**
.

Categories:Perbankan,
Tags:,