Warga Enam Desa Tanyakan Proyek Jalan di Saguling

Warga Enam Desa Tanyakan Proyek Jalan di Saguling

PENGENDARA motor melewati Jalan PLTA Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Sepanjang 13 kilometer jalan yang menghibungkan Kecamatan Cililin dan Cipongkor itu banyak mengalami kerusakan parah.*

Bandung - Merasa ada yang aneh dengan proses perbaikan jalan sepanjang 16 kilometer dari Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang sampai Desa Saguling di Kecamatan Saguling, warga dari enam desa, Selasa (25/8/2015) melaporkan kejanggalan itu ke DPRD Kabupaten Bandung Barat.

 
Kejanggalan yang ditemukan warga di antaranya, mereka menemukan material batu yang digunakan dalam proyek jalan tersebut menggunakan batu kapur. Dalam pandangan warga, batu kapur sangat tidak cocok digunakan untuk menghasilkan jalan yang kuat karena terlihat lebih rapuh dan mudah hancur.

Menurut koordinator warga, Devi Irawan, keberadaan batu kapur di lokasi perbaikan jalan sudah hampir berjalan dua minggu. Setelah dicek ke lapangan, ternyata batu kapur tersebut digunakan untuk proyek perbaikan jalan. "Tentu kalau sampai itu terjadi, jalan lebih mudah hancur," tegasnya.
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh, jalan yang akan diperbaikai sepanjang 16 kilometer dan lebar badan jalan mencapai sekitar 3,5 meter sampai 4 meter. Perbaikan jalan melewati  Desa Cipangeran,  Cikande,  Girimukti,  Bojonghaleuang,  Jati,  dan Saguling. 

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna yang menampung aspirasi warga mengaku sangat terkejut dan menyesalkan jika memang benar material yang digunakan untuk proyek perbaikan jalan tersebut menggunakan batu kapur.
 
Untuk membuktikan kebenarannya, Aa segera memanggil Kepala Dinas Bina Marga Adang Rahmat Sa'faat untuk menjelaskan proyek jalan sepenjang 16 kilometer tersebut. (AY)
.

Categories:Daerah,
Tags:,