Gempa Berpotensi Terjadi Saat Waduk Jatigede Digenangi

Gempa Berpotensi Terjadi Saat Waduk Jatigede Digenangi

Bandung - Ketua Umum Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Mubiarto Purwa Sasmita mengingatkan, agar pemerintah mewaspadai terjadinya gempa besar saat dilakukan penggenangan Waduk Jatigede di Sumedang. Gempa berpotensi terjadi karena adanya aktifitas air dan pergerakan tanah saat penggenangan berlangsung.

 
Menurut Mubiarto, banyak contoh terjadinya gempa saat penggenangan waduk yang merupakan imbas dari proses tersebut. Di Saguling terjadi gempa imbas, bahkan bendungan bisa jebol. Seperti di Cina yang digenangi pada tahun 2004 dan 2008 bisa jebol. Ini gempa yang disebabkan karena air yang aktif dan terjadi pergeseran. 
 
Sebab itu, agar tidak menimbulkan kerugian, pemerintah harus melakukan antisipasi hal tersebut. "Karena ketika penggenangan dilakukan berarti proses alam ke arah itu sudah akan mulai," katanya kepada wartawan di sela aksi save Jatigede di Hutan Kota Babakan Siliwangi, Selasa (25/8/2015).

Ia mengakui, Waduk Jatigede merupakan wilayah yang sangat rawan apalagi itu berada pada daerah patahan tanah. Sebab itu, bila ada penggenangan air di waduk tersebut dikhawatirkan bakal memicu terjadinya gempa imbas.

Dari sejak awal, tambah Mubiarto, DPKLTS telah memberikan masukan ke pemerintah, kalau pembangunan di Jatigede kurang efektif. Terlebih lagi, Sungai Cimanuk dalam keadaan sakit.

Mubiarto menggambarkan, kondisi geologi di daerah itu sangat sensitif dan seharusnya menjadi pertimbangan cukup lama dari rencana pembangunan semula. Sebab, itu daerah patahan, rawan gempa. Malah bisa menimbulkan bencana," tegasnya sambil mengatakan, ada baiknya pemerintah membereskan dulu hutannya. (AY)
.

Categories:Bandung,
Tags:,