Paguyuban Pasundan Targetkan Bangun Rumah Sakit

Paguyuban Pasundan Targetkan Bangun Rumah Sakit

Pangandaran- Organisasi Paguyuban Pasundan menargetkan dapat membangun sebuah rumah sakit dalam jangka waktu dua atau tiga tahun ke depan, ungkap Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi.

"Kami juga akan konsentrasi di bidang kesehatan, Insya Allah dalam jangka waktu dua atau tiga tahun ke depan Paguyuban Pasundan sudah memiliki rumah sakit," kata Didi Turmudzi usai membuka Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan, di Kabupaten Pangandaran, Jumat (28/8/2015) malam.

Ia mengatakan selama ini Paguyuban Pasundan telah berupaya memberikan kontribusi dalam bidang kesehatan yakni dengan mendirikan klinik-klinik kesehatan yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa Barat.

"Namun kami ingin kehadiran Paguyuban Pasundan akan lebih terasa oleh masyarakat, khususnya di bidang kesehatan yakni dengan berdirinya rumah sakit," katanya.

Target tersebut, menurut Didi, sesuai dengan komitmen organisasi, yakni membawa kemaslahatan bagi kehidupan bersama.

Dia mengungkapkan dalam kongres tersebut pihaknya akan menekankan komitmen kepada anggota dan pengurus untuk terus berjuang dalam mengatasi masalah kebangsaan selaras dengan visi misi didirikannya organisasi ini yakni terwujudnya masyarakat yang memiliki harkat dan martabat dengan memerangi kebodohan, kemiskinan juga diorientasikan untuk menjaga nilai budaya Sunda dan agama.

Kongres Ke-42 Paguyuban Pasundan diikuti oleh 500 orang dari semua cabang Paguyuban Pasundan di seluruh Indonesia dan luar negeri seperti di Amerika Serikat, Australia dan Malaysia.

Sejumlah agenda akan dilangsungkan dalam kongres ini nanti seperti pertanggungjawaban ketua umum Paguyuban Pasundan periode 2010-2015, penentuan ketua umum, menyusun pedoman pokok program kerja serta rekomendasi kongres.

Selain itu, kongres yang mengangkat tema "Katara Ayana Karasa Manfaatna" ini akan membahas juga tentang meningkatkan rasa kebersamaan dan kegotongroyongan yang saat ini hampir punah serta masalah kemiskinan yang belum juga diminimalisasi.(Ode)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,