Prihatin, Warga Korban Waduk Jatigede Tinggal di Tenda

Prihatin, Warga Korban Waduk Jatigede Tinggal di Tenda

Sumedang - Nasib sejumlah warga Desa Jemah, Kecamatan Jatigede yang terkena dampak penggenangan Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, nasibnya kini memprihatinkan. Setelah tergusur akibat pembangunan dan penggenangan  Waduk Jatigede, mereka terpaksa hidup dan tinggal di tenda.

Sejumlah warga tinggal di tenda-tenda yang berada berada di tengah kebun di Desa Taruna Jaya, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang. "Sejak pindah dari Desa Jemah saya pindah ke Taruna Jaya, sejak itulah saya tinggal di dalam tenda. Mungkin sampai pembangunan rumah milik ibu saya beres," kata salah seorang warga, Senin (31/8/2015).

Sejumlah warga lainnya mengaku, uang ganti rugi sebesar Rp 29 juta itu tidak cukup untuk membangun rumah. Sehingga mereka tak punya pilihan untuk mencari tempat tinggal. Seorang ibu beserta dua anaknya misalnya, terpaksa tinggal di tenda berukuran 3 x 5 meter. Barang-barang rumah tangga pun memenuhi tenda biru itu.

"Kami pasrah. Harus bagaimana lagi kalau sudah seperti ini. Meski uang yang dikasih pemerintah hanya cukup untuk membeli tanah dan ongkos bongkar angkut barang, ya mau gimana lagi," keluhnya.

Desa Jemah merupakan satu dari 26 desa yang terkenda dampak penggenangan Waduk Jatigede. Seluruh warga Desa Jemah sudah meninggalkan tempat tinggal mereka menjelang pengisian awal (initial impounding) Waduk Jatigede, yang resmi dilakukan Senin (31/8/2015) hari ini. Sementara sejumlah warga di 25 desa lainnya memilih untuk bertahan. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,