Kabut Asap di Samarinda Makin Pekat

Kabut Asap di Samarinda Makin Pekat

Samarinda - Kabut asap akibat kebakaran lahan dan hutan yang menyelimuti Kota Samarinda, Kalimantan Timur, semakin pekat pada Jumat (25/9/2015), kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofosika Stasiun Meteorologi Temindung Sutrisno.

"Hari ini (Jumat) Kabut asap memang semakin pekat, khususnya pada pagi hari," ungkap Sutrisno di Samarinda.

Jarak pandang di wilayah Kota Samarinda pada Jumat pagi, sekitar pukul 07. 00 Wita, kata Sutrisno, hanya berkisar 200 meter, kemudian berangsur menipis pukul 08.00 Wita dengan jarak pandang 300 meter, lalu jarak pandang mencapai 800 meter pada pukul 09. 00 Wita hingga akhirnya menjadi tiga kilo atau 3.000 meter pukul 10. 00 Wita.

"Kabut asap yang melanda Kota Samarinda hari ini pada siang hingga sore mulai menipis," kata Sutrisno.

Tingkat kepekatan asap juga lanjut Sutrisno pada Jumat pagi yakni sekitar pukul 10. 00 Wita, masuk pada level waspada dengan kepekatan 158 mikro gram per meter kubik.

"Kepekatan asap tertinggi berlangsung pada pukul 10. 00 Wita dengan tingkat kepekatan 158. mikro gram per meter kubik. Kondisi itu sudah masuk kategori waspada, namun juga berangsur turun pada siang hari," ujar Sutrisno.

Sementara "hotspot" atau titik panas yang melanda wilayah Kaltim berdasarkan citra Satelit Terra Aqua BMKG per 25 September tambah dia yakni, terpantau sebanyak 88 titik.

Titik panas terbanyak kata Sutrisno, yakni di Kabupaten Paser dengan 83 titik, di Kabupaten Kutai Kartanegara terpantau empat titik serta satu titik panas terdeteksi di Kabupaten Kutai Timur. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,