Warga Australia Peringati 13 Tahun Tragedi Bom Bali I

Warga Australia Peringati 13 Tahun Tragedi Bom Bali I

Sydney - Senin (12/10/2015) pagi warga Australia memperingati tragedi bom Bali I di Sydney Cooge Beach, Sydney. Dalam peringatan 13 tahun tragedi bom yang menewaskan sedikitnya 202 orang termasuk 88 orang di antaranya warga Australia itu, warga melepaskan 88 burung merpati dan meletakkan karangan bunga untuk mengenang para korban.
 
Dave Byron berdiri dan masih mengingat kejadian 13 tahun lalu, yang telah merenggut nyawa anaknya Chloe Byron. Kejadian tersebut seringkali menghantui pikirannya, bahkan menurutnya 13 tahun terasa seperti 13 menit yang lalu, di mana ia kehilangan putri yang tercinta.
 
Seperti dilansir 9News, Senin (12/10/2015) Dave pun berdiri bersama keluarga dan rekan dari korban bom bali di Pantai Cooger, Autralia untuk menandakan 13 tahun sudah tragedi tersebut terjadi. Menggunakan baju Hawai berwarna ungu, yang dibeli di Bali, dua hari sebelum tragedi itu terjadi. 
 
Setiap tahun pada peringatan bom bali, ia selalu menggunakan baju itu karena ia mengatakan, Chloe pasti tertawa setiap melihat ia menggunakan baju tersebut. "Tawa dari Chloe sangat keras dan menular pada diriku,” katanya.
 
"Tiap saya terbangun yang saya pikirkan adalah 1.000 ingatan bahagia mengenai putriku, dan saya terus memikirkan hal tersebut,” tambahnya. Tragedi ledakan itu sendiri terjadi di Sari Club dan Paddy Bar di Bali, pada 12 Oktober 2002 lalu. Dalam tragedi tersebut menewaskan sedikitnya 202 orang, termasuk 88 warga Australia.
 
Senin pagi ini, orang berkumpul di bawah langit biru dan meletakkan karangan bunga di bawah patung peringatan tragedi tersebut di Sydney, Australia. Patung dari perunggu tersebut merepresentasikan kekuatan dalam kebersamaan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:,