Tolak Sistem Upah Baru, Buruh Ancam Mogok Nasional

Tolak Sistem Upah Baru, Buruh Ancam Mogok Nasional

Jakarta - Formula pengupahan baru yang tercantum dalam paket kebijakan ekonomi tahap IV, telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, serikat buruh menyatakan keberatan atas hasil formula penghitungan upah baru, hingga mereka bakal menggelar aksi mogok nasional.

Menurut Sekretaris Jenderal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi, aksi mogok nasional itu akan digelar awal November 2015. "Kami akan menggelar aksi mogok nasional pada awal November 2015 nanti," katanya.

Adapun aksi di awal November tersebut, katanya bukan aksi tunggal. Rusdi mengatakan pihaknya akan mengadakan aksi unjuk rasa pada 20 Oktober 2015, atau bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi. "Kita akan terus melakukan perlawanan.

Pekan depan akan turun lagi pada 20 Oktober 2015, bersamaan dengan aksi yang rencananya juga akan digelar mahasiswa," katanya. Sementara memperingati satu tahun masa jabatan Jokowi, menurut Rusdi, buruh akan melakukan demo di beberapa wilayah Jabodetabek.

"Buruh dari berbagai daerah juga akan melakukan aksi itu di daerah masing-masing. Mereka akan bergerak ke kantor gubernur untuk melakukan penolakan pada PP ini," tegasnya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:,