Pilkada Serentak di Indonesia Jadi Sorotan Dunia

Pilkada Serentak di Indonesia Jadi Sorotan Dunia

Banyak media asing soroti pelaksanaan Pilkada Serentak di Indonesia, Rabu (9/12/2015). (foto - ist)

Bandung - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Serentak) yang digelar di 264 daerah di Indonesia, jadi sorotan perhatian dunia. Beberapa media asing turutserta memberitakan gelaran pesta demokrasi itu. Salah satunya laman dari Negeri Jiran, Malay Mail Online yang memberikan tajuk perhelatan itu dengan 'Indonesians vote in nationwide regional polls'.
 
"Puluhan juta orang Indonesia voting hari ini di pilkada nasional pertama di negara itu, langkah terbaru dalam beberapa tahun terakhir sebagai upaya memperkuat demokrasi setelah berakhirnya pemerintahan otoriter. Sekitar 100 juta pemilih yang berhak memilih 269 (5 wilayah ditunda) gubernur, bupati dan walikota kota..." tulis media itu, Rabu (9/12/2015).
 
Sedangkan media Singapura Channel News Asia menuliskan artikel berjudul 'Indonesians vote in nationwide regional polls', sementara The Straits Times menuliskannya tak jauh berbeda dengan 'Polls today for local leaders in Indonesia'.
 
Situs Amerika Serikat ternama, Wall Street Journal juga ikut memeriahkan pemberitaan pilkada serentak.'Indonesia Votes in Local Elections Amid Struggling Economy'.
 
"Jutaan orang Indonesia memberikan suara pada hari Rabu, untuk memilih pemimpin daerah yang memiliki peran besar dalam mendorong proyek dan program pemerintah untuk menghidupkan kembali ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Para pemenang juga bisa mempengaruhi upaya Presiden Jokowi untuk memperbaiki pertumbuhan ekonomi... ," sebut media itu dalam artikelnya.
 
Tak kalah menarik perhatian media Vietnam. Laman Vietnam News juga turut serta mengulas aksi pilkada serentak dengan tajuk 'Indonesians vote in nationwide regional polls'. Sedangkan Bangkok Post menulis'Indonesians vote in nationwide regional polls'.
 
Pemerintah Indonesia menetapkan pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015, yang dijadikan sebagai hari libur nasional. Keputusan itu dibuat untuk memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara menggunakan hak pilihnya. (Jr.)**
.

Categories:Politik,
Tags:,