Pasangan Cawalkot Nomor Satu Tangsel Ajukan Gugatan ke MK

Pasangan Cawalkot Nomor Satu Tangsel Ajukan Gugatan ke MK

Pasangan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). (foto - ist)

Tangsel - Banyaknya permasalahan yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan, baik permasalahan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilih calon walikota, mendorong pasangan nomor urut satu calon Walikota Tangerang Selatan Ikhsan Modjo-Li Claudia Chandra akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Kami akan terus perjuangkan masalah penggunaan fasilitas dan DPT sampai ke MK (Mahkamah Konstitusi)," kata Ikhsan Modjo di posko pemenangan BSD, Tangerang Selatan, Rabu (9/12/2015).

Ikhsan menuding, dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Panitia Pengawas Pilkada (Panwasda) masih banyak melakukan tindakan yang memihak kepada calon tertentu. Bahkan, banyak DPT yang berada di tempat tinggalnya tidak mendapatkan C6 (Surat Panggilan untuk memilih).

"Satu cluster banyak yang hilang (tidak terdaftar). Bahkan pengurus RW tidak mempunyai hak pilih, padahal sudah tinggal puluhan tahun," katanya. Proses demokrasi pemilihan kepala daerah banyak kecurangan, sehingga ini dapat menciderai proses demokrasi di Indonesia.
 
"Ini pembelajaran ke depan. Model kayak begini jangan jadi kebiasaan," tegas Ikhsan Modjo. Dalam perhitungan cepat pasangan nomor urut 3, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie mencapai 62 persen, sedangkan pasangan nomor urut 1 sebesar 8,9 persen dan nomor urut 2 sebesar 30 persen. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,