Pemerintah Belum Bisa Atasi Persoalan Dunia Pendidikan

Pemerintah Belum Bisa Atasi Persoalan Dunia Pendidikan

Pemerintah belum mampu atasi masalah dunia pendidikan. (foto - ist)

Jakarta - Ribuan guru se-Indonesia tumplek di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, untuk menghadiri puncak peringatan HUT ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan bertema "Memantapkan Solidaritas untuk Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi Guru yang Kuat dan Bermartabat".
 
Namun demikian, di usia itu masalah pendidikan khususnya terkait sumber daya guru, masih menuntut perhatian pemerintah untuk diselesaikan. Seperti diakui Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistyo, sejumlah permasalahan guru masih 'menghantui' dunia pendidikan Indonesia.
 
"Tahun ini ada beberapa wacana yang berkembang yang membuat guru tidak tenang dalam bekerja. Misalnya, rencana dihapuskannya tunjangan profesi guru. Tentu itu sangat meresahkan para guru," kata Sulistyo di SUGBK Jakarta Selatan.
 
Masalah lain yang meresahkan kinerja guru, adanya Uji Kompetensi Guru (UKG) yang dianggap membebani guru. UKG diketahui menuntut banyaknya tugas tambahan yang membebani guru, kualifikasi akademik dan linieritas yang, tak sejalan dengan UU Guru dan PP No. 19 Tahun 2009.
 
"Kami menginstruksikan agar para guru membantu kepala daerah untuk membangun pendidikan yang bermutu. Namun kami menolak berbagai kebijakan yang tidak berpihak pada guru, bukan menyakiti guru," katanya.
 
Beberapa masalah lain persoalan guru honorer, kekurangan sumber daya guru, profesionalitas serta kompetensi guru.  "Jika guru honorer tidak segera diselesaikan akan menimbulkan persoalan serius.Pemerintah perlu menetapkan penghasilan minimal bagi guru honorer dan swasta yang menenuhi syarat," tegasnya.
 
"Pada sisi lain, PGRI sangat memahami perlunya peningkatan kinerja dan profesionalitas dan kompetensi guru. Sehingga untuk meningkatkan profesionalitas dan kompetensi guru, pemerintah agar melaksanakan pelatihan seluruh guru," sarannya. (Jr.)**
.

Categories:Pendidikan,
Tags:,