Oscar Lawalata Dalam "Ceremony of Java"

Oscar Lawalata Dalam

Oscar Lawalata Dalam "Ceremony of Java"

Jakarta- Di hari keempat ajang Jakarta Fashion Week 2015, tampaknya  karya Oscar Lawalata perlu menjadi sorotan. 
Apalagi  setiap busana yang dia rancang,  Oscar Lawalata tak lupa menyematkan pesan budaya di dalamnya. 
 
Oscar menggandeng pusat kebudayaan Belanda di Jakarta Erasmus Huis untuk menampilkan sedikitnya 48 busana dalam satu tema "The Ceremony of Java", ditampilkan dalam konsep busana siap pakai di Senayan City Jakarta Selatan.. 
  
Dalam  siaran persnya, melalui laman resminya Jakartafashionweek, Oscar bicara soal proses penciptaan koleksinya tersebut,  Menurut Oscar dia terinspirasi oleh prosesi upacara yang dilakukan para penari Bedaya di abad ketiga. Koleksi semakin sempurna dengan aksesori karya desainer Belanda, Mada van Gaans, yang sudah tiga tahun menetap di Yogyakarta. Mada menciptakan aksesori dengan mengambil siluet pewayangan dan keindahan alam sebagai desain.
 
Sebanyak 48 busana dihadirkan Oscar, sebagian tampil dengan inspirasi motif busana dodot yang biasa dikenakan penari Bedaya. Meski demikian total look koleksi Oscar tetap modern dan sophisticated, dengan garis desain yang minimalis dan loose. 
 
Terusan one shoulder dipermanis ikat pinggang model buckle untuk membentuk siluet pinggang, jumpsuit, sleep dress bertali tipis, bahkan outerwear model jubah dan kimono muncul dalam nuansa warna hitam, biru dan hijau zamrut dengan motif batik yang diberi sentuhan garis emas atau prada. Bahan melayang dan lembut, seperti sutra, terlihat edgy dalam teknik plintir dan draperi yang menonjolkan sosok penari. Sebagai sentuhan akhir, semua model yang memegakan busana koleksi Oscar mengenakan sepatu model mule berbahan plastik tembus pandang yang chic. (Ode)**

 

.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,

terkait

    Tidak ada artikel terkait