Granat Aktif dan Peluru Ditemukan di Cipelang Sukabumi

Granat Aktif dan Peluru Ditemukan di Cipelang Sukabumi

Granat aktif dan ribuan butir pluru ditemukan di Asrama Koloni Polri Cipelang, Kota Sukabumi. (foto - ist)

Sukabumi - Ribuan butir amunisi yang tertanam di tanah di lokasi Asrama Koloni Polri Cipelang, Kota Sukabumi ditemukan jajaran Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat. Amunisi aktif tersebut antara lain puluhan granat, puluhan ribu peluru berbagai kaliber, ranjau darat dan senjata laras panjang. 

Berdasarkan hasil olah TKP, amunisi dan senjata laras panjang itu merupakan aset pihak kepolisian jaman dahulu, yang tahun pembuatannya antara 1940-1950. "Ribuan amunisi ini ditemukan saat akan merenovasi salah satu rumah dinas di asrama ini. Kami pun langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jabar," kata Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Imron Ermawan.

Imron mengatakan, gudang yang dijadikan rumah dinas ini pernah beberapa kali dihuni oleh anggota Polres Sukabumi Kota, beruntung selama ditempati amunisi aktif itu tidak meledak. Pihaknya langsung mengevakuasi seluruh anggota yang menghuni asrama itu untuk diungsikan ke rumah dinas lainnya.  "Kami melakukan sterilisasi lokasi dengan memasang garis polisi agar siapa pun yang tidak berkepentingan tidak bisa masuk, baik masyarakat umum maupun anggota polisi," katanya.

Apalagi saat ini tengah hangat-hangatnya kasus penyerangan teroris, sehingga lokasi ditemukannya amunisi aktif itu harus benar-benar steril. Dikhawatirkan ada oknum yang memanfaatkan momen ini, untuk mencuri amunisi yang masih bisa digunakan ini.

"Sekitar 50 anggota yang kami tempatkan untuk menjaga lokasi penemuan amunisi tersebut. Rencananya barang itu akan dievakuasi oleh tim Gegana Sat Brimob Polda Jabar, dan menyisir seluruh lokasi asrama khawatir masih ada peninggalan amunisi kuno seperti ini," tegasnya.

Dalam kaitan itu, Tim Gegana Brimob Polda Jawa Barat menyatakan amunisi peninggalan zaman dulu itu  seluruhnya berdaya ledak tinggi. "Seluruh bahan peledak yang ditemukan di Asrama Koloni Cipelang mempunyai daya ledak tinggi. Meski peninggalan jaman dahulu, tetap masih aktif dan bisa mencelukai siapapun jika meledak," kata Kepala Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jabar, AKBP Widodo.

Pihaknya tengah melakukan sterilisasi di lokasi penemuan, karena bisa saja bahan peledak bereaksi. Seluruh anggota Polres Sukabumi Kota yang mendiami rumah dinas di Asrama Koloni Cipelang, diungsikan sampai selesai penyisiran dan pemindahan amunisi tersebut.

Menurut Widodo, kepolisian melakukan penjagaan ekstra ketat di tempat itu untuk mengantisipasi siapa saja yang ingin memanfaatkan atau mengacaukan kondisi keamanan di Kota Sukabumi. Apalagi saat ini masih hangat kasus penyerangan teroris bersenjata di Jakarta. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:,