Banyak Media Australia Soroti Misteri Kematian Mirna

Banyak Media Australia Soroti Misteri Kematian Mirna

Media Australia ini menuliskan tentang kepolisian Indonesia meminta kepolisian Australia terkait kasus kematian Mirna. (foto - ist)

Bandung - Misteri kematian Wayan Mirna L Salihin (27) tidak hanya menjadi sorotan media di dalam negeri yang gencar memberitakan. Namun kematian yang berawal dari secangkir kopi di Cafe Olivier, Grand Indonesia itu juga menjadi berita cukup heboh di beberapa media Australia.
 
Bahkan, kasus kematian Mirna menjadi berita utama yang diulas di salah satu media terkemuka di Australia news.comsetelah Polda Metro Jaya secara resmi meminta bantuan puhak Kepolisian Australia (Australia Federal Police - AFP).

Dalam laporannya, Kamis (21/1/2015), news.com menyebutkan Polda Metro Jaya meminta AFP untuk menyelidiki hubungan pertemanan antara Mirna dengan dua saksi mata kematiannya bernama Jessica Kumala Wongso dan Hani.
 
Sejauh ini, keterlibatan AFP sangat diperlukan mengingat ketiganya pernah sama-sama mengenyam pendidikan di negeri Kangguru itu. Yaitu di Universitas Billy Blue dan Universitas Swinburne di Melbourne, Australia.

Setelah menyelesaikan studinya, Jessica bekerja di Australia sebagai desainer grafis dan kembali ke Indonesia pada Desember 2015. Jessica sendiri merupakan orang yang memesan kopi yang kemudian menyebabkan kematian Mirna, meski tuduhan itu ia pun masih menyangkalnya.

"Kami telah menghubungi AFP untuk memperoleh katerangan dan informasi tambahan," seperti dituturkan Kombes Khrisna Murti dalam pertemuannya dengan AFP, beberapa waktu lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mirna meninggal dunia di salah satu klinik kesehatan di kawasan Mal Grand Indonesia. Ia mengalami kejang-kejang setelah minum seteguk kopi Vietnam di Cafe Olivier Grand Indonesia, Jakarta Pusat. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,