Gempa 6,4 SR Robohkan Apartemen, Taiwan Porak-poranda

Gempa 6,4 SR Robohkan Apartemen, Taiwan Porak-poranda

Sebuah apartemen di Taiwan roboh akibat diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR. (foto - ist)

Taipei - Gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan selatan Taiwan dekat Kota Tainan. Gempa yang mengguncang Sabtu dinihari, mengakibatkan sebuah apartemen berlantai 17 roboh dan ratusan orang terjebak di bawah reruntuhan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Sabtu (6/2/2016) sejumlah bangunan juga dilaporkan porak-poranda, meski belum ada laporan korban jiwa atau luka serius. Gempa tersebut membuat warga panik dan tegang, saat merobohkan apartemen berlantai 16 itu.

"Saya sedang nonton TV dan tiba-tiba terasa getaran hebat. Saya seperti mendengar suara ledakan. Saya membuka pintu dan melihat bangunan runtuh," kata Chang, warga Tainan yang tinggal di seberang apartemen yang runtuh.

Sementara, warga lainnya mengatakan, dirinya harus menggunakan beberapa alat dan tangga untuk menyelamatkan seorang perempuan yang menangis meminta bantuan. "Dia meminta saya untuk kembali dan menyelamatkan suami dan anaknya. Namun saya takut ledakan gas, sehingga saya tidak melakukannya. Saat itu ada banyak sekali orang yang meminta bantuan, tapi tangga saya tidak cukup panjang sehingga tidak ada cara untuk menyelamatkan mereka," katanya.

Pusat Cuaca Taiwan melaporkan, setidaknya lima gempa susulan terjadi dengan kekuatan 3,8 SR atau lebih, yang mengguncang daerah Tainan sekitar setengah jam setelah gempa awal.

Seorang wanita tua yang terbungkus selimut, diikat ke sebuah papan dan perlahan meluncur turun ke jalan untuk diselamatkan karena terjebak. Penyelamat menggunakan anjing dan peralatan untuk mencari tanda-tanda kehidupan di reruntuhan gedung. "Ada 60 rumah tangga di gedung itu," kata Lee Po Min, humas dari Departemen Pemadam Kebakaran. 

Ia memperkirakan, ada sekitar 240 orang yang tinggal di gedung tersebut. Salah satu rumah sakit kota mengatakan, 58 orang telah dibawa ke sana dengan kondisi luka. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,
Tags:,