Pipa Gas Pabrik Kimia Meledak Menewaskan Seorang Karyawan

Pipa Gas Pabrik Kimia Meledak Menewaskan Seorang Karyawan

Ledakan gas bawah tanah milik PT Dover Chemical di Cilegon sempat menggegerkan warga. (foto - ist)

Cilegon - Pipa gas milik PT Dover Chemical yang berada di Jalan Raya Cilegon-Merak, Lingkungan Geram, Kecamatan Grogol meledak disertai kebakaran, Kamis (18/2/2016) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya satu orang tewas terpanggang, dan empat karyawan lainnya mengalami luka bakar.

Dalam kejadian itu para karyawan berhamburan keluar area pabrik untuk menyelamatkan diri. Bahkan warga sekitar panik akibat mendengar ledakan yang cukup keras. Sementara penyebab ledakan diduga adanya kesalahan prosedur saat proses pemindahan bahan kimia cair, dari tempat penampungan ke mobil tanki di area loading I.

Menurut Kapolsek Pulomerak, Kompol Muhammad Yosa Hadi, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti penyebab ledakan. "Di lokasi ada tiga mobil tanki dan dua tronton boks, dan semuanya terbakar. Namun dua unit mobil pemadam kebakaran sudah memadamkan apinya," kata Yosa kepada wartawan, Kamis (18/2/2016).

Ledakan itu menyebabkan satu orang karyawan meninggal dunia terpanggang, sedangkan empat orang lainnya dalam kondisi kritis akibat luka bakar hingga 50 persen. "Ada seorang yang tewas, yang luka luka sudah dibawa ke Rumah Sakit Krakatau Medika," katanya.

Belakangan diketahui, korban tewas bernama Bambang Somantri (26), warga Merak Kota Cilegon dan kini masih berada di kamar jenazah Rumah Sakit Krakatau Medika. Karyawan yang mengalami luka, yakni Agus Lukman Hidayat (28), warga Merangen Taman Kopassus, Kelurahan Taktakan, Kota Serang. 

Selain ituj Jaja Nudin (32), warga Terate Udik RT 03 RW 02 Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, dan Yuyun Hermawan (30), warga Gerem Raya RT 01 RW 04, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengalami luka bakar 30 persen dan masih menjalani perawatan di RSKM.

Sementara itu Andri Rifai (30), warga Jombang RT 03 RW 06,Kelurahan Wetan, Kecamatan Jombang , Kota Cilegon. Sedangkan Rudi (32), warga Sumampir Timur mengalami sesak napas. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,