Amati Gerhana Matahari Boscha Siapkan Teleskop Optics

Amati Gerhana Matahari Boscha Siapkan Teleskop Optics

Amati Gerhana Matahari Boscha Siapkan Teleskop Optics. (foto - ist)

Bandung - Untuk mengamati peristiwa langka Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016, Obsevatorium Boscha Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyiapkan Teleskop William Optics berdiameter 66 mm. Para peneliti juga menyiapkan beberapa alat pemantau gerhana lainnya, seperti teropong lubang jarum dan juga kacamata matahari.

"Kami sudah menyiapkan peralatan teknis untuk melakukan pengamatan, termasuk membuat kacamata khusus gerhana matahari sebanyak 1.000 unit,” kata peneliti Observatorium Boscha Yanty Yulianty.

Menurutnya, Boscha akan meminjamkan kacamata matahari itu kepada masyarakat yang ingin melihat fenomena GMT. Pada hari H nanti Boscha dibuka untuk umum mulai pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB. Nantinya akan disiapkan layar proyektor agar detik-detik fenomena gerhana matahari total, bisa disaksikan secara jelas di lapangan tenis yang berada di kawasan Boscha.

"Itu adalah tempat yang strategis untuk melakukan pengamatan," katanya. Yanty menambahkan, GMT akan terlihat di Bandung dan sekitarnya tidak secara total, namun sebesar 88,76 persen. Sedangkan GMT terlama di Indonesia akan terjadi di  Kabupaten Bangai Sulawesi Tengah selama 2 menit 50 detik.

Sementara itu, staf Obsevatorium Boscha Lembang Evan Irawan Akbar menyatakan, pihak Boscha juga menyiapkan sebanyak 3 unit teropong, yang bisa digunakan guna menyaksikan fenonema alam yang langka tersebut.

"Silakan kalau mau melihat gerhana matahari bisa datang ke Boscha. Pengamatan gerhana dimulai pukul 06.20 hingga 08.20," kata Evan, Senin (7/3/2016). Selain bisa mengamati secara langsung melalui teropong dan kacamata khusus, Obsevatorium Boscha jugamemasang monitor yang menyiarkan secara langsung proses gerhana matahari total dari Poso, Sulawesi Tengah.

Seperti diketahui, Poso merupakan satu dari sejumlah daerah yang terlewati gerhana matahari total di Indonesia. Terkait fenonema alam itu, beberapa staf observatorium Boscha telah menyebar ke sejumlah daerah di Indonesia ,yang terlewati gerhana matahari total. (Jr.)**

.

Categories:Infotech,
Tags:,