Agum Gumelar Tanggapi Niat Kompetisi Tim Transisi Ilegal

Agum Gumelar Tanggapi Niat Kompetisi Tim Transisi Ilegal

Ketua Tim Ad Hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar

Jakarta - Rencana Tim Transisi Kemenpora yang punya niatan untuk menggelar kompetisi, ditanggapi miring oleh Ketua Tim Ad Hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar. Mantan Ketua Umum PSSI itu mengaku terkejut mendengar niatan Tim Transisi.

Betapa tidak, Agum menilai Tim Transisi mengabaikan inkracht PSSI, pasca penolakan kasasi Kemenpora oleh Mahkamah Agung (MA). Menurut Agum, jika kompetisi yang tengah direncanakan Tim Transisi tetap berjalan, status kompetisi tersebut bersifat ilegal.Artinya, kompetisi yang dijalankan Tim Transisi jelas tidak sesuai degan statuta FIFA.

"Saya rasa jika kompetisi tersebut terjadi akan membuat situasi dan kondisi semakin carut marut. Kompetisi ini menurut kacamata FIFA pasti ilegal, karena tidak sesuai dengan regulasi. Selain itu, kompetisi itu tidak sekadar bersifat kompetitif dan komersial, tapi juga untuk mendukung para pemain untuk menuju Tim Nasional," katanya.

Bahkan, ia mempertanyakan 40 klub yang hadir memenuhi undangan Tim Transisi, guna melakukan Rapat Koordinasi di Wisma Kemenpora hari ini. Kebingungan Agum pun berdasar kepada, kehadiran klub-klub itu sendiri.

Padahal, klub-klub yang hadir notabene adalah anggota PSSI dan seharusnya mendukung federasi di mana mereka menginduk. "Ini tim yang mana? Kalau klub-klub ini anggota PSSI, pasti akan mendukung PSSI. Jadi itu pertanyaannya," tegas Agum.

"Sekali lagi dan tidak bosan saya ingatkan, kita disanksi FIFA karena intervensi pemerintah dengan membentuk Tim Transisi. Ini malah mau membuat kompetisi lagi. Jelas ini adalah pelanggaran terhadap statuta FIFA," tambahnya. (Jr.)**

.

Categories:Sepak bola,
Tags:,