Diancam Bom Pengunjung IKEA Alam Sutera Dievakuasi

Diancam Bom Pengunjung IKEA Alam Sutera Dievakuasi

Polisi terus berjaga-jaga setelah Mal IKEA Alam Suetra Tangerang mendapat ancaman bom. (foto - ist)

Jakarta - Seluruh pengunjung dan karyawan Mal Ritel IKEA di kawasan Sutera Alam Tangerang dievakuasi, menyusul adanya ancaman bom, Rabu sore. Kepala Kepolisian Sektor Cipondoh, Resor Metro Tangerang Kota, Komisaris Polisi Paryanto membenarkan, ancaman itu terjadi pada pukul 17.15 WIB.

"Perhatian-perhatian, kami sedang mengalami gangguan teknis. Kepada para pengunjung harap meninggalkan bangunan, para petugas kami akan mengarahkan untuk mengikuti jalan keluar. Bagi anak-anak di area bermain untuk segera meninggalkan bangunan," instruksi suara dari pengeras suara di depan pusat perbelanjaan itu, Rabu (13/4/2016).

Suara pemberitahuan untuk meninggalkan bangunan IKEA, yang berada di Jalan Sutra Boulevard No. 45, Kelurahan Kunciran Induk, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang itu juga diwarnai dengan sirene yang berbunyi nyaring.

Suara itu bersamaan dengan peringatan adanya bom di mal tersebut. Akibatnya, para pekerja dan pengunjung langsung meninggalkan area mal. "Setelah mendapat ancaman lewat telepon seluruh pengunjung dan karyawan langsung dievakuasi keluar gedung," kata Paryanto.

Sebagian besar karyawan berkumpul di pintu belakang pusat perbelanjaan IKEA. Sedangkan Kepolisian dari Polres Metro Tangerang dan Polsek Cipondoh berjaga-jaga di area pusat perbelanjaan. Sementara Densus 88 tengah melakukan penyisiran di seluruh gedung.

Sementara itu, pengelola ritel IKEA Indonesia di kawasan Alam Sutera bungkam saat dimintai keterangan terkait ancaman bom, yang menimpa pusat perbelanjaannya. Bahkan, awak media yang meliput sempat dihalau ketika hendak mengambil gambar suasana evakuasi.

Menurutnya, wartawan tidak boleh mewawancarai karyawan dan pengunjung. Untuk menghindari wartawan mendekati karyawan, pihak pengelola langsung mengevakuasi karyawan ke dalam area mal IKEA.

Salah satu karyawan yang sempat diwawancara mengaku, evakuasi di mal itu dilakukan selepas Magrib. Meski begitu, karyawan itu tidak tahu untuk apa evakuasi dilakukan. "Setelah Magrib dievakuasi. Tidak tahu untuk apa, pokoknya disuruh keluar," katanya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:,